Berlian Raksasa Ditemukan

Berlian Raksasa Ditemukan

  Sabtu, 21 November 2015 10:50
LUCIEN COMEN / LUCARA DIAMOND CORPORATION/AFP PHOTO

Berita Terkait

GABORONE – Perusahaan penambangan berlian Lucara Diamond beruntung. Mereka berhasil mendapatkan berlian terbesar kedua sepanjang sejarah. Namun, jika dihitung dalam satu dekade ini, itu menjadi berlian terbesar pertama yang pernah ditambang.

Berlian tersebut digali dari tambang Karowe milik Lucara di Botswana. Berlian itu berukuran 65 x 56 x 40 milimeter. Ukurannya setara dengan buah jeruk sedang atau sekepalan tangan anak-anak.
”Saya benar-benar kehilangan kata-kata. Ini adalah minggu yang luar biasa bagi Lucara dengan penemuan berlian terbesar kedua dan berlian dengan kualitas terbaik keenam yang pernah ditambang,” ujar CEO Lucara Diamond William Lamb.
Selama ini Botswana merupakan produsen berlian terbesar di dunia. Perdagangan berlian memberikan sumbangan luar biasa pada perekonomian negara tersebut. Saat merdeka dari Inggris pada 1966, Botswana adalah negara termiskin di dunia. Perputaran uang dari perdagangan berlian telah membuat Botswana menjadi negara dengan penghasilan menengah.
Di negara-negara Afrika, Botswana adalah negara terkaya. Kualitas berlian yang baru ditemukan tersebut adalah 1.111 karat. Perusahaan yang berbasis di Kanada itu menegaskan bahwa pihaknya juga menemukan berlian lain yang memiliki karat 813 dan 372 di tambang Karowe. Sejauh ini belum ada perkiraan harga berlian yang baru ditemukan tersebut.
”Hampir tidak mungkin untuk memperkirakan nilai batu mulia yang tidak biasa tersebut,” ujar analis BMO Capital Market Edward Sterck.
Juli lalu Lucara menjual berlian 341,9 karat seharga USD 20,6 juta (Rp282,7 miliar). Nilai berlian bergantung warna, pemotongan, dan karakteristik setelah dipoles. Lucara tampaknya bakal menjualnya kepada para penawar di Botswana.
Sterck memperkirakan, pemotongan, pemolesan, dan penjualan berlian itu kepada pemilik terakhir membutuhkan waktu bertahun-tahun. Analis pertambangan di Stifel Nicolaus Europe Ltd Maurice Mason menjelaskan, beberapa perusahaan berlian besar ataupun konsorsium investor akan membeli berlian itu. Mereka lantas memindainya dengan teknologi komputerisasi untuk memutuskan bagaimana berlian tersebut bakal dipotong-potong agar menguntungkan.
Biasanya, berlian sebesar itu akan dipotong menjadi beberapa bagian dan dibuat perhiasan. ”Pembeli terakhir cenderung merupakan kolektor berlian tingkat tinggi. Memiliki berlian terbesar yang bukan bagian dari koleksi kerajaan bakal menjadi gengsi tinggi,” ujar analis di FinnCap Ltd Martin Potts. (BBC/Bloomberg/Financial Times/sha/c6/end)

Berita Terkait