Beri Penghargaan Empat Tokoh Pemekaran

Beri Penghargaan Empat Tokoh Pemekaran

  Kamis, 1 September 2016 09:30
SERAH PENGHARGAAN: Penjabat (Pj) Kepala Desa Istana, Yuvinsius Seliman SE, menyerahkan penghargaan kepada tokoh perintis pemekaran Desa Istana pada puncak acara HUT pertama Desa Istana, Sabtu (20/8).

Berita Terkait

SANDAI – Desa Istana merupakan desa ke-13 dari  Kecamatan Sandai yang dibentuk dari hasil pemekaran Desa Sandai Kiri. Desa ini terbentuk berdasarkan Peraturan Daerah Kabupaten Ketapang Nomor 15 Tahun 2015 dan pada  20 Agustus 2016  lalu telah genap 1 tahun berdiri.

Untuk memeriahkan hari jadi desa tersebut, Pemerintah Desa Istana bekerja sama dengan karang taruna dan masyarakat desa, melaksanakan berbagai kegiatan dari hal yang bersifat edukatif, perlombaan, pentas seni budaya, dan hiburan rakyat. Pada 15 – 16 Agustus lalu mereka menggelar Pelatihan Perangkat Desa dan Anggota BPD, yang mengambil tema: Peningkatan Kapasitas Perangkat Desa dan Peran serta  Anggota BPD Dalam Rangka Optimalisasi Peranan Perangkat Desa dan Anggota BPD untuk mewujudkan Pemerintahan Desa Istana yang Bersih, Disiplin dan Transparan.

Sedangkan untuk kegiatan perlombaan digelar lomba nyanyi lagu wajib nasional tingkat sekolah dasar se-Kecamatan Sandai, Lomba Penyanyi Lagu Pop Melayu Daerah Kabupaten Ketapang kategori umum, serta diadakan lomba masak pangan lokal masakan: sayur asam pedas dan kue jenjorong antardusun. Sementara untuk puncak acara dilaksanakan jalan sehat dengan berbagai doorprize, serta berbagai permainan rakyat. Sementara pada malam harinya digelar acara ramah tamah yang dihadiri oleh Forum Komunikasi Pimpinan Kecamatan (Forkompinka) Sandai, tokoh agama/tokoh masrayakat, serta kepala desa, perangkat desa, dan anggota BPD.

Dalam kegiatan puncak acara tersebut, selain dilakukan doa syukur dengan pemotongan tumpeng keselamatan, juga disampaikan ucapan terima kasih dan pemberian penghargaan kepada empat orang tokoh yang mewakili Panitia Perintis Pemekaran Desa Istana. Mereka adalah mendiang Suharni, Hajidin, Suandi, dan Bahari.

Penjabat Kepala Desa Istana Yuvinsius Seliman SE dalam sambutannya mengatakan, digelarnya berbagai kegiatan perlombaan ini, dimaksudkan agar masyarakat Desa Istana, khususnya generasi muda,  mempunyai wadah menyalurkan bakat dan kemampuan, serta menjaga dan melestarikan adat istiadat budaya lokal, yang semakin hari semakin terkikis oleh globalisasi. Generasi muda diharapkan dia, dapat semakin mencintai budaya lokal, sebagai bagian dari budaya nasional, seperti melalui lomba lagu perjuangan. “Yang dimaksudkan sebagai penanaman nilai-nilai perjuangan dan rasa patriotisme di kalangan masyarakat Desa Istana mulai dari usia dini,” katanya.

“Saya ucapkan terima kasih kepada tokoh atau pelopor pemekaran, mari kita bawa Desa Istana menjadi lebih maju dan ke arah yang semakin baik, dengan semangat persatuan dan kebersamaan. Sesuai dengan tema yang diangkat pada acara HUT Desa Istana: Meningkatkan Rasa Kebersamaan Guna Membawa Desa Istana yang Lebih Maju, serta Generasi Muda Bebas Narkoba,” pungkasnya. (pms/ser)

 

 

 

Berita Terkait