Berharap Minions Hat-trick

Berharap Minions Hat-trick

  Senin, 4 March 2019 11:32

Berita Terkait

Skuad Indonesia All Out di All England 

 

BIRMINGHAM – Indonesia kembali mematok satu target saja di All England 2019. Yang diharapkan merebut gelar, siapa lagi kalau bukan ganda putra terbaik dunia Marcus Fernaldi Gideon/Kevin Sanjaya Sukamuljo. Keduanya merupakan juara dua edisi terakhir. Sekaligus juara dua turnamen yang mereka ikuti sejak Januari lalu, yakni Malaysia Masters dan Indonesia Masters. 

So, mereka mengincar dua hat-trick di All England kali ini. Juara All England tiga kali beruntun, serta juara turnamen BWF Tour kali ketiga sepanjang awal tahun. ''Ya, tentu inginnya hat-trick. Tapi itu tidak mudah,'' kata Herry Imam Pierngadi, pelatih mereka, kemarin. 

Minions—Marcus/Kevin—disimpan total selama persiapan All England. Tidak ikut turnamen apa pun. Sudah begitu, drawing cenderung ringan. Tidak bertemu pasangan 10 besar sama sekali. Drawing bagus ini juga dialami pasangan ganda putra lain. Empat dari lima pasang pasangan Indonesia berada di pool atas. Jika berhasil melalui rintangan, mereka baru akan saling membunuh di perempat final. Artinya pasti ada wakil Merah Putih yang melaju ke babak semifinal.

Fajar Alfian/M. Rian Ardianto dan Hendra Setiawan/Mohammad Ahsan diplot sebagai unggulan kedelapan. Sedangkan pasangan senior Hendra/Ahsan unggulan keenam. Herry berharap banyak Fajar/Rian mencatat progres signifikan. Selama ini, penampilan pasangan yang menduduki peringkat 9 BWF itu belum konsisten. 

''Saya harap mereka melangkah lebih jauh. Targetnya bisa lolos delapan besar untuk menaikkan ranking,'' kata Herry. ''Kalau bisa delapan besar, sudah kami hitung, ranking mereka bisa naik,'' imbuh pria yang dijuluki pelatih naga api tersebut. 

Dikonfirmasi secara terpisah, Fajar mengatakan hal yang sama. Ini bakal jadi All England ketiga baginya. Sejak terjun pada 2017, Fajar/Rian selalu gagal di putaran 32 besar. ''Sekarang harus lebih baik. Apalagi All England punya poin lebih. Itu bakal berpengaruh untuk (dapat) seeded (lebih tinggi) di turnamen selanjutnya,'' papar pemain 22 tahun tersebut. 

Herry menilai, dibandingkan tahun-tahun sebelumnya ada pergesaran peta kekuatan lawan. Dalam tiga tahun terakhir, pebulu tangkis Denmark jadi ancaman. Kini beralih ke Tiongkok dan Jepang. Ini yang wajib diwaspadai Fajar/Rian. Jika mulus melalui dua babak awal, mereka bakal bertemu unggulan keempat Hiroyuki Endo/Yuta Watanabe di perempat final. Bagaimana peluang sektor lain? (feb/na)
 

Berita Terkait