Berharap Jembatan Tayan Pacu Peningkatan Ekonomi

Berharap Jembatan Tayan Pacu Peningkatan Ekonomi

  Selasa, 22 March 2016 20:28

Berita Terkait

SANGGAU--Jembatan Kapuas Tayan atau Jambatan Pak Kasih telah resmi dibuka oleh Presiden Joko Widodo, Selasa (22/3) sore. Jembatan yang menelan biaya hampir satu trilyun rupiah itu telah melewati beberapa tahapan sebelum akhirnya berdiri megah membelah Sungai yang menghubungkan Desa Kawat, Desa Pulau Tayan dan Desa Piasak.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum (PU) Provinsi Kalimantan Barat Jakiu Sinyor mengatakan, dengan berdirinya jembatan tersebut akan berdampak pada peningkatan ekonomi dam dampak sosial, khususnya Kalimantan Barat. Terutama, dengan jembatan ini, maka hubungan trans Kalimantan akan lebih bagus. Menginggat akses menuju provinsi lain di Pulau Kalimantan akan lebih mudah. "Kita bersyukur, dengan jembatan ini jalan Trans Kalimantan tidak terputus lagi. Karena jembatan ini menghubungkan lima provinsi di Kalimantan. Dan tentunya akan berdampak pada perkonomian, di Kalbar," ujarnya.
Menurut Jakius, dengan jembatan tersebut waktu tempuh akan lebih cepat. Kira-kira menghemat tiga jam. Karena sebelumnya, untuk menyeberang menggunakan kapal feri dan membutuhkan waktu yang cukup lama.  Selain itu, kata Jakius, jembatan Tayan atau jembatan Pak Kasih ini juga menjadi salah satu ikon pariwisata di Kalimantan Barat. "Kalau dulu kita perlu waktu  dua sampai tiga jam untuk menyebrang. Dengan jembatan ini, mungkin kora perlu waktu lima menit," katanya.
Hal senada juga diungkapkan Gusti Yusri, Raja Tayan. Secara pribadi, dirinya mengucapkan terima kasih kepada Presiden Joko Widodo yang telah bersedia meresmikan jembatan tersebut. Menurut Gusti Yusri, Jembatan Tayan merupakan mimpi panjang warga masyarakat Tayan.(rif)
 

Berita Terkait