Berbuat Kreatif untuk Kemaslahatan Umat

Berbuat Kreatif untuk Kemaslahatan Umat

  Minggu, 26 May 2019 09:23
SANTUNAN: Wakil bupati Kubu Raya Sujiwo bersama istri berfoto bersama setelah memberikan bingkisan kepada anak-anak yatim, Sabtu (25/5), di Desa Pal IX, Kecamatan Kakap, Kabupaten Kubu Raya. RIESELA ANVAR/PONTIANAK POST

Berita Terkait

KUBU RAYA—Bulan Ramadan merupakan momentum untuk mencari pahala sebanyak-banyaknya. Banyak hal yang dapat dilakukan, tak terkecuali berbagi rezeki dan menyantuni anak yatim yang membutuhkan uluran tangan.

Tak terkecuali Majelis Taklim Permata Anugerah menggalang pemberian santuan kepada 94 anak yatim yang ada di Desa Pal Sembilan, Kecamatan Kakap, Kabupaten Kubu Raya, Sabtu (25/5). Kegiatan ini juga dihadiri oleh wakil Bupati Kubu Raya Sujiwo beserta Istri yang turut serta memberikan santunan. 

Menurut Sujiwo kegiatan ini sangat kreatif untuk kepentingan dan kemaslahatan umat. Sujiwo juga mengapresiasi penggagas kegiatan ini, yakni Zulkarnain bersama dengan majelis taklim di Desa Pal 9. "Kita sangat apresiasi kegiatan ini, ini sudah tahun yang ketiga dalam penggalangan untuk santunan anak yatim," kata Sujiwo.

Ia menuturkan, memang seharusnya setiap desa ada orang yang sanggup untuk memotori kegiatan semacam ini, dan ia pun akan berupaya mendorong desa lain yang ada di Kubu Raya untuk melakukan hal serupa.

"Kita berharap berharap kedepannya bisa ditingkatkan, bukan hanya untuk anak yatim, tapi juga bisa mengakomodir santunan untuk fakir, kaum duafa, dan ibu-ibu janda yang miskin," kata dia.

Ia mengatakan, pada dasarnya kepedulian masyarakat sangat besar, hanya saja banyak keraguan karena adanya ulah segelintir oknum yang memanfaatkan untuk kepentingan pribadi. "Tapi jika ada yang mengelola atau mengkoordinir yang jelas, banyak orang-orang yang masih peduli, apalagi ketika bulan Ramadan seperti ini," katanya. 

Sujiwo menambahkan, pemerintah Kabupaten Kubu Raya juga akan berupaya untuk mencarikan donatur yang peduli terhadap anak yatim di Kubu Raya. Namun perlu meyakinkan donatur agar siap untuk membantu. "Di tingkat kabupaten perlu koordinator dan mampu memberikan motivasi," pungkasnya. (var)

Berita Terkait