Berat Capai 300 Kilogram, Minta Suami Nikah Lagi

Berat Capai 300 Kilogram, Minta Suami Nikah Lagi

  Selasa, 8 January 2019 10:17
OBESITAS: Pinta Titi Wati (37), warga Jalan G Obos XXV Palangka Raya memiliki berat badan lebih 300 kilogram. Sehari-hari dihabiskan hhanya dengan tengkurap. ARNOLDUS MAKU/KALTENG POS

Berita Terkait

Kisah Titi Wati, Perempuan Penderita Obesitas di Palangkara

Isu poligami sering menjadi pro dan kontra di masyarakat. Banyak istri yang tak rela jika suaminya menikah lagi. Mereka bahkan lebih memilih bercerai daripada hidup dimadu. Namun, tidak demikian dengan Titi Wati (37). Perempuan ini justru meminta suaminya segera menikah lagi. 

ARNOLDUS MAKU, Palangkaraya

KEHIDUPAN Titi Wati memang berbeda dibanding umumnya perempuan lain. Warga Jalan G Obos XXV Gang Bima itu sudah berulang kali meminta suaminya, Edi untuk menikah lagi. Ia merasa kasihan dengan lelaki yang selama ini setia menjadi pendamping hidupnya. Semua itu karena penyakit obesitas yang dideritanya. 

Akibat penyakit tersebut, Titi tak bisa lagi melayani berbagai kebutuhan suami sejak enam tahun terakhir, termasuk hubungan suami istri. “Makan dan minum saya sudah mengharapkan suami. Setelah itu, saya tidak mampu melayani suami. Makanya, saya meminta suami untuk menikah lagi,” ujar Titi sambil menitikkan air mata. Ia seolah pasrah akan keadaan yang dialami. 

Sesekali Titi tersipu malu dan tertunduk. Perempuan yang juga sering dipanggil Titin ini mengaku kasihan dengan suaminya yang sampai sekarang enggan menikah lagi. Apalagi, suaminya itu sehari-hari bekerja keras untuk menghidupi Herlina (19), anak perempuan mereka.

“Biar diminta nikah lagi, suami saya tetap tidak mau. Soalnya dia ingat saya dan anaknya Herlina,” tuturnya. Kini, berat badan Titin sudah mencapai 300 Kg. Dia hanya bisa tengkurap dan rebahan dengan posisi miring. “Tahun 2013 berat badan saya 167 kg,” kisah anak dari pasangan Kurnia dan Rustini ini sembari memegang fotonya sewaktu gadis.

Obesitas hebat yang dialaminya ini tidak sedikit pun mengurangi kasih sayang dan ketulusan sang suami kepadanya. “Bahkan suami saya sering memandikan saya. Membantu ke toilet. Itu memalukan,” kisah istri tukang kayu tersebut tentang suaminya.

Meski meminta suaminya menikah lagi, di sisi lain Titin tetap masih ada keinginan untuk menambah keturunan dari pernikahan mereka. “Ada keinginan untuk hamil dan memiliki anak, tetapi mau bagaimana kalau keadaan sudah seperti ini,” ujarnya.

Lantaran kondisinya, Titin sering merasa dipandang aneh oleh orang lain. Oleh karena itu, ia berharap ada orang yang dapat menolongnya sehingga penyakit obesitasnya ini bisa sembuh dan ia dapat kembali beraktivitas dengan normal.

Kondisi Titin mengundang perhatian banyak pihak. Saat disambangi kemarin di rumahnya, Titin tengah dikerumuni oleh beberapa media serta tim Polda dan Dinas Kesehatan Kalteng. Kabid Dokkes Polda Kalteng, M Haris mengatakan, kadar gula Titin sangat tinggi, mencapai 400 lebih.

Kepala Dinkes Kalteng Suyuti juga menunjukkan simpatinya. Ia mengatakan akan mengupayakan bantuan biaya untuk pengobatan Titin. Tetapi, kata Suyuti, hal ini perlu dikoordinasikan terlebih dahulu dengan Dinkes Kota Palangka Raya karena Titin berdomisili di wilayah Kota Palangka Raya.

“Harus melibatkan ahli gizi. Proses penanganannya pun harus operasi pengecilan lambung. Tidak bisa hanya tindakan konservatif saja,” ucapnya di sela-sela mengunjungi Titin. Menurutnya, yang dialami Titin sudah termasuk kategori obesitas luar biasa. Sebab, pada dasarnya seseorang sudah dapat disebut obesitas jika berat badannya sudah melebihi 10 kilogram dari berat badan ideal. Nah, kelebihan berat badan Titin sudah sangat jauh melampaui angka itu. 

“Kami akan mencari jalan keluarnya,” ujar dia. Untuk solusi sementara, pihak rumah sakit setempat akan mengunjungi Titin secara rutin guna pengaturan gizinya sehari-hari. Ke depan, akan diupayakan solusi yang lebih komprehensif. “Tentu, kami akan membantu karena memang ada anggaran khusus. Apalagi Ibu Titin ini memiliki BPJS. Lainnya, akan akan ditanggung provinsi,” pungkasnya. (old/abw/ami)

Berita Terkait