Bentuk Pokja Percepat Penyaluran

Bentuk Pokja Percepat Penyaluran

  Selasa, 19 March 2019 09:42
ARAHAN: Penjabat Sekda Kubu Raya, Yusran Anizam didampingi Kadis Sosial dan Pemberdayaan Masyarakat Desa, Nursyam Ibrahim memberikan arahan bagi petugas Pokja yang akan mendampingi setiap desa. Ashri/Pontianak Post

Berita Terkait

SUNGAI RAYA – Pengucuran dana desa dinilai Penjabat Sekda, Yusran Anizam penting segera direalisasikan, sehingga diharpkan setiap pemerintaahn desa bisa mempercepat proses pembangunan di desanya.  Untuk mendorong percepatan penyaluran dana desa kesetiap desa bisa terealisasi, Pemerintah Kabupaten Kubu Raya pun membentuk kelompok kerja yang akan bertugas membantu pemerintahan desa untuk menyelesaikan Rencana Kerja Anggaran Pendapatan Desa (RKPDes), Penyususnan RPJMDes, Penyususnan APBDes dan Penyususnan Perdes APBDes, secara terpadu. 

“Kami berharap melalui pokja yang dibentuk ini akan mempercepat setiap desa dalam menyiapkan dokumen-dokumen pendukung sebagai syarat bagi pencairan Dana Desa dan ADD,” kata usai menghadiri rapat koordinasi pembentukan kelompok kerja, Senin (18/3) di Kantor Bupati Kubu Raya. 

Yusran menerangkan, kebijakan untuk membentuk kelompok kerja tersebut semua dilatarbelakangan banyaknya laporan  pihak yang masuk ke bupati Kubu Raya, lantaran mengalami kesulitan dalam untuk menyelesaikan Rencana Kerja Anggaran Pendapatan Desa (RKPDes), Penyususnan RPJMDes, Penyususnan APBDes dan Penyususnan Perdes APBDes.  “Karena mengalami sjeumah kendala untuk menyelesaikan RKPDes, RPJMDes hingga penyususnan APBDes ini lah yang membuat   banyak desa terlambat dicairkan dana desa dan alokasi dana desanya,” terangnya. 

Adanya inovasi dengan membentuk tim pokja terebut dinilai Yusran cukup efektif untuk membnatu setiap desa dalam merampungkan sejumlah pekerjaan atau persyaratan untuk pencairan dana desa dan alokasi dana desa.  “Jadi ini adalah gagasan dari pak bupati untuk membentuk pokja khusus untuk membantu para perangkat Desa secepatnya bisa menyelesaikan segala administrasi yang dibutuhkan dalam mempercepat pencairan DD dan ADD. Pemerintah menargetkan DD dan ADD sudah harus ditransfer ke rekening Desa paling lambat awal April,” jelas Yusran.

Kepala Dinas Sosial Pemberdayaan Masyarakat dan desa Kubu Raya, Nursyam Ibrahim menambahkan, dalam menjalankan tugasnya, setiap pokja yang langsung mendampingi para administrasi desa menyusun dan langsung mengevaluasi RPJMDes, APBDes, RKPDes hingga Perdes APBDes, terdiri dari Unsur Dinas Sosial dan Pemerintahan Desa, Bapeda, DPPKAD, bagian hukum, dan kecamatan. 

Dengan pokja tersebut, lanjutnya, baik RPJMDes, APBDes,RKPDes, hingga Perdes APBDes, disusun oleh perangkat Desa yang telah ditetapkan oleh Desa bersama-sama dengan Pokja, sehingga langsung dilakukan koreksi dan evaluasi. Dia berharap, setidaknya dalam duakali pertemuan minimal semua tugas pemerintah desa  yang berkaitan dengan syarat pencairan ADD dan DD sudah bisa diselesaikan. 

“Intinya kebijakan yang dibuat ini untuk memudahkan teman-teman dari Desa, agar tidak bolak balik lagi karena kesalahan-kesalah penyususnan program dan administrasi membuat keterlambatan pencairan Dana Desa. Jadi ini hari ini, semua Desa selesai kemudian mereka bawa untuk di bahas bersama BPD, setelah persetujuan BPD satu hari setelahnya evaluasi dan penyempurnaan, kemudian selesai. Sehingga tidak lagi berlama-lama untuk pencaiaran DD dan ADD ini,” jelasnya. 

Untuk mempermudah pelayanan dan pendampingan oleh Pokja, setiap desa akan dijadwalkan perkecamatan. Mulai Senin (18/3) yakni Kecamatan Kuala Mandor B, Kecamatan Sungai Raya dan Teluk Pakedai. “Untuk sekretariat Pokja sendiri sudah disiapkan di Kantor Bupati Kubu Raya. Jadi bagi teman-teman desa yang ingin berkonsultasi sekaligus ingin mendapatkan pendampingan yang berkaitan dengan tugas pokja yang telah dibentuk, bisa langsung mendatangi sekretraiat pokja,” pungkasnya. (ash) 

Berita Terkait