Bengkel Ambruk Dihajar Mobil

Bengkel Ambruk Dihajar Mobil

  Rabu, 27 March 2019 10:25
ROBOH: Mobil menabrak bengkel motor dan garasi Kantor Desa Penibung. WAHYU/PONTIANAKPOST

Berita Terkait

MEMPAWAH- Para pengguna jalan dituntut selalu waspada dan berhati-hati. Seperti yang dialami supir mobil pick-up di Mempawah. Akibat kurang konsentrasi dalam berkendara, mobil yang ditungangginya mengalami menabrak bengkel sepeda motor di Jalan Raya Desa Penibung, Selasa (26/3) pagi.

Kapolres Mempawah, AKBP Didik Dwi Santoso, S.Ik melalui Paur Humas, Ipda Imam Widhiatmoko membenarkan kasus kecelakaan lalu lintas itu. Imam mengungkapkan, supir mobil pick-up tersebut bernama Muhammad Amin (25), warga Pinang Kecurit, Kecamatan Toho, Kabupaten Mempawah.

Menurut Imam, kecelakaan itu bermula ketika Amin mengendarai mobil pick up dengan nomor polisi (nopol) KB 8701 K dari arah Kota Singkawang menuju Mempawah. Sesampainya di Jalan Raya Desa Penibung, kendaraan yang ditunganggu Amin melewati jembatan.

Pada saat hendak menaiki jembatan itu, terdapat kendaraan lain di depannya yang secara tiba-tiba mengurangi kecepatan. Tak pelak, Amin mengaku terkejut dan hilang konsentrasi. Seketika saja, Amin membanting setir kendaraannya ke arah kanan jalan untuk menghindari tabrakan dengan mobil yang ada di depannya.

Naas, bantingan setir tersebut membuat kendaraan Amin keluar dari jalur jalan raya dan hilang kendali. Dalam kecepatan yang cukup tinggi, Amin dan kendaraannya terus melesat kencang hingga menabrak bangunan bengkel sepeda motor yang berjarak sekitar 2-3 meter dari jalan raya.

Meski telah menerobos bangunan bengkel sepeda motor, mobil naas itu terus bergerak dan menabrak bangunan tempat parkir kendaraan Kantor Desa Penibung yang bersebelahan dengan bengkel tersebut. Akibatnya, bangunan garasi pun mengalami kerusakan yang cukup parah dalam insiden tersebut.

 “Selain menyebabkan bangunan bengkel roboh, mobil pelaku juga menabrak sejumlah sepeda motor yang disimpan didalam bengkel. Setidaknya ada 7 unit sepeda motor yang ikut ditabrak mobil tersebut,” papar Imam.

Imam memastikan tidak ada korban jiwa dalam insiden kecelakaan tunggal itu. Namun, kerugian materil diperkirakan mencapai puluhan juta rupiah. Mengingat bangunan bengkel dan tempat parkir Kantor Desa Penibung roboh dan 7 unit kendaraan sepeda motor mengalami kerusakan.

 “Supir dan mobil sudah diamankan untuk diproses lebih lanjut. Pelaku harus mempertanggungjawabkan perbuatannya yang menyebabkan kerusakan bangunan milik warga dan pemerintah desa penibung,” tukas Imam.(wah)

Berita Terkait