Belasan Ha Lahan

Belasan Ha Lahan

  Senin, 25 March 2019 11:33
PANTAU: Petugas saat memantau lokasi karhutla di wilayah Kabupaten Mempawah.

Berita Terkait

 MempawahGosong

MEMPAWAH- Kasus kebakaran hutan dan lahan (karhutla) mengancam lingkungan masyarakat Kabupaten Mempawah. Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) mencatat belasan hektare lahan sudah terbakar sejak beberapa pekan terakhir ini. BPBD mengimbau masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara dibakar.

 “Kami mencatat dan mendata sejumlah kasus karhutla diwilayah Kabupaten Mempawah dalam beberapa waktu belakangan ini. Sudah ada beberapa kasus karhutla di sejumlah wilayah kecamatan,” ungkap Kepala Bidang Penanggulangan Bencana, BPBD Kabupaten Mempawah, Didik Sudarmanto, Minggu (24/3) pagi.

Didik mengungkapkan, dari data yang dihimpunnya sejumlah kecamatan yang terjadi karhutla seperti, Mempawah Timur, Mempawah Hilir, Sungai Kunyit, Sadaniang, Sungai Pinyuh dan Siantan.

“Misalnya lahan di Tanjung Berkat, Moton ada 2 titik (karhutla), Dusun Semayar Desa Sungai Kunyit Hulu, Desa Sungai Bakau Besar Darat dan Kecamatan Siantan. Semuanya sudah diatasi petugas bersama warga setempat,” aku Didik.

Ditanya luas lahan yang terbakar, Didik memperkirakan sudah mencapai belasan hektar dari total sejumlah lokasi karhutla di Kabupaten Mempawah. Diantaranya di Desa Pentek seluas 2 hektar, Moton 1 hektar, Tanjung Berkat 1 hektar, Sungai Kunyit Hulu lebih luas sekitar 6 hektar.

“Secara keseluruhan sekitar belasan hektar yang sudah terbakar. Namun, kami akan terus memantau perkembangan dilapangan. Dengan kondisi panas seperti ini, potensi karhutla cukup besar,” tuturnya.

Karenanya, Didik mengimbau masyarakat agar tidak melakukan aktivitas pembakaran hutan dan lahan dilingkungannya. Kalau pun terpaksa melakukan pembakaran, sebaiknya berkoordinasi dengan petugas setempat. Agar, aktivitas warga dapat diawasi dan dimonitoring oleh petugas dilapangan.

 “Kami akan ajarkan warga tentang cara-cara yang tepat dan benar untuk menjaga agar api tidak meluas. Jangan ragu untuk berkonsultasi dan melaporkan aktivitasnya kepada petugas. Kami akan membantu mengantisipasi agar tidak terjadi karhutla,” tegas Didik.

Lebih dari itu, Didik pun mengapresiasi kesiapan petugas BPBD Kabupaten Mempawah yang selalu sigap dalam menindaklanjuti kasus karhutla di masyarakat. Petugas selalu siap turun kelapangan dan berjibaku memadamkan titik api agar tidak meluas.

 “Kami juga mengapresiasi dukungan dan kerjasama jajaran TNI/Polri baik ditingkat kabupaten dan kecamatan yang selalu membantu BPBD dalam mengatasi persoalan karhutla di Kabupaten Mempawah,” ucapnya mengakhiri.(wah)

Berita Terkait