Belajar Otodidak, Tak Terasa Sudah Hampir 30 Tahun Bekerja

Belajar Otodidak, Tak Terasa Sudah Hampir 30 Tahun Bekerja

  Jumat, 15 March 2019 14:02

Berita Terkait

Jumat (15/3), Karnadi Karyawan Pontianak Post ini berangkat umrah. Karnadi mendapat hadiah umrah dari Pontianak Post atas dedikasinya dengan media cetak yang sudah berusia 46 tahun ini. Karnadi berangkat melalui PT Muzdalifah Travel & tour bersama  jemaah lainnya. 

Marsita Riandini, PONTIANAK

Umrah menjadi salah satu impian banyak umat muslim. Perjalanan ibadah yang dirindukan. Hal ini pula yang dirasakan Karnadi. Tak pernah terbayang dibenaknya, tahun ini bisa mengunjungi Tanah Suci. Perjalanan selama sembilan hari ini  akan menjadi pengalaman berharga bagi Karnadi. 

Dari Indonesia, rombongan Karnadi akan menuju ke Madinah. Ziarah ke Masjid Nabawi  dan mengunjungi Makam Rasulullah, Raudhah, dan Mihrab di Masjid Nabawi. Kesempatan lainnya, juga mengunjungi Masjid Quba, Kebun Kurma, Jabal Uhud, Masjid Qiblatain dan Masjid Sab'ah. Lebih kurang empat hari di Madinah, Karnadi bersama jemaah lainnya akan menuju Makkah. Menjalankan ibadah umrah. 

 “Alhamdulillah. Semoga perjalanan ibadah ini dilancarkan oleh Allah. Kesempatan ini menjadi kesempatan berharga buat saya.  InsyaAllah mudah-mudahan diberkahi Allah,” ungkapnya bersyukur dan tak kuasa menahan haru. 

Karnadi mulai bekerja di Pontianak Post tahun 1988. Awalnya ia ditempatkan sebagai setter yang tugasnya mengetik naskah dari terbitan Antara, telegram, opini  serta rilis. Lebih kurang setahun lamanya ia mengemban tugas tersebut sebelum beralih ke lay out.  “Saya juga pernah diangkat sebagai koordinator pra cetak selama delapan tahun,” ungkapnya. 

Bekerja dengan ikhlas, dengan harapan mendapatkan berkah dari hasil keringan sendiri. Itu menjadi motivasi hidup Karnadi. Setiap pekerjaan punya tantangan, dan tanggung jawab tersendiri. Banyak pembelajaran hidup yang ia dapatkan selama bekerja di Pontianak Post. Suka duka itu ia lalui hingga tak terasa sudah 30 tahun ia mengabdi di Media Cetak Pertama dan Terutama di Kalbar ini. 

“Bekerja di Pontianak Post saya juga bekersempatan menginjakan kaki di  beberapa kota besar di Indonesia. Seperti Jakarta, Jawa Timur, dan Medan. Kalau tak kerja disini, entah kapan bisa ke tiga kota itu,” katanya. 

Saat ini, Karnadi bertugas sebagai lay out. Menata halaman dari berita-berita yang sudah di buat wartawan dan di edit redaktur.  Kemampun ini Karnadi dapat secara otodidak. Tidak pernah kursus,  Ia banyak belajar dari pengalaman-pengalaman.  Karnadi menjadi salah satu saksi mata pertumbuhkan Pontianak Post dari penerbitan, jumlah halaman. Dari koran masih empat halaman, terus bertambah hingga saat ini mencapat 28 halaman.

“Dari gedung kantor masih berada di salah satu ruko di Nusa Indah,depan mini market Pontisari hingga berkantor setinggi 6 lantai di jalan Gajah Mada,” katanya. 

Banyak pengalaman kerja yang ia dapatkan. Perbedaan alat dan teknologi yang digunakan menjadi tantangan tersendiri baginya.  Dari yang menggunakan sistem print dengan kerta A4, hingga merambah ke secara online. “Tentunya harus banyak belajar ya. Apalagi sekarang ada internet. Teknologi semakin maju. Harus banyak belajar, dan menyesuaikan,” ungkap dia. 

Karnadi pun mengucapkan terima kasih kepada perusahaan yang telah memberikan kesempatan begitu istimewa baginya ini. “Terima kasih, semoga kebaikan ini dibalas Allah. Perusahaan selalu tumbuh dan berkembang dengan baik,” pungkasnya. (**)

Berita Terkait