Bekuk Pembakar Lahan

Bekuk Pembakar Lahan

  Rabu, 23 March 2016 08:56
Hady Poerwanto

Berita Terkait

SEORANG warga Kecamatan Matan Hilir Selatan (MHS) ditahan oleh kepolisian sektor setempat, Sabtu (19/3) lalu. Orang yang diketahui bernama Ondoi tersebut, kedapatan sedang membakar lahannya di km 14 Jalan Pelang – Tumbang Titi, seluas 2 hektare (Ha) lebih. Ia pun digelandang ke Kepolisian Resor (Polres) Ketapang, untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut.

Kepala Polres (Kapolres) Ketapang, AKBP Hady Poerwanto, memastikan penahanan terhadapnya karena berkaitan dengan aktivitas pembakaran lahan. "Saat ini pelaku sedang dalam proses sidik oleh Reskrim Polres Ketapang," kata Kapolres kepada wartawan, kemarin (22/3).

Ia menjelaskan, pelaku ditahan karena kedapatan sedang membakar lahan miliknya, yang sudah ditanami pohon kelapa sawit. Lahan milik pelaku, menurut Kapolres, seluas 6 Ha dan lahan yang diketahui terbakar seluas 2 Ha lebih. "Sementara diketahui 2 hektare lebih yang dibakar," timpalnya.

Ia memastikan tetap akan menindak tegas para pelaku pembakaran lahan, baik perorangan maupun perusahaan. Pasalnya, diingatkan dia, bagaimana dampak yang akan terjadi akibat pembakaran lahan, sangat negatif kepada masyarakat ramai. Ia pun mengajak dan mengimbau kepada masyarakat agar tidak membakar lahan untuk kebutuhan apapun. "Kita minta masing-masing menjaga kebun dan lahan. Jika kedapatan ada masyarakat atau perusahaan membakar lahan dan terbukti bersalah, maka akan kita tindak tegas dan proses hukum dengan ancaman denda Rp15 miliar dan hukuman penjara selama 5 tahun," tegasnya.

Sementara itu, kepala Kepolisian Sektor MHS, AKP Rosidi, menjelaskan bahwa penangkapan terhadap pelaku pembakar lahan ini berdasarkan informasi dari masyarakat. Masyarakat yang mengetahui ada aktivitas pembakaran lahan, langsung melapor kepada pihaknya. Mereka pun kemudian langsung menuju ke lokasi yang dilaporkan telah dibakar.

"Ada bekas lahan yang terbakar dan yang masih terbakar. Kita amankan pemilik lahan beserta barang bukti berupa satu korek api, satu buah parang, tiga unit mesin penebas rumput, alat semprot racun, tiga batang kayu bekas dibakar, serta satu unit mesin robin," kata Rosidi. Ia menjelaskan, lokasi lahan yang dibakar terletak di Desa Sungai Pelang, tepatnya di Jalan Pelang – Tumbang Titi kilometer 14. "Total luas lahan milik pelaku ada 6 hektare, yang sudah terbakas lebih dari 2 hektare. Pembakaran dilakukan sekitar 10 hari yang lalu," pungkasnya. (afi)

Berita Terkait