Bekerja dengan Integritas, Profesional dan Ikhlas

Bekerja dengan Integritas, Profesional dan Ikhlas

  Jumat, 24 May 2019 11:56
LANTIK ASN: Wabup saat pelantikan 94 PNS Pemerintah Kabupaten Mempawah.

Berita Terkait

Wabup Lantik 94 PNS 

MEMPAWAH - Pemerintah Kabupaten Mempawah terus berupaya meningkatkan akses pelayanan publik. Salah satunya dengan menambah jumlah Pegawai Negeri Sipil (PNS) dilingkungan kerjanya. Kamis (23/5) pagi bertempat di Aula Kantor Bupati Mempawah, sebanyak 94 PNS diambil sumpah dan janjinya. 

Proses pelantikan dipimpin Wakil Bupati, H Muhammad Pagi. PNS yang dilantik terdiri dari 40 orang golongan IV, 21 orang golongan III dan 33 orang golongan II. Dalam amanatnya, Wabup mengatakan, sumpah dan janji PNS merupakan amanat yang tertuang dalam Undang-Undang Nomor 5 tahun 2014 tentang Aparatur Sipil Negara, Peraturan Pemerintah (PP) Nomor 11 tahun 2017 tentang Manajemen Pegawai Negeri Sipil dan PP Nomor 53 tahun 2010 tentang Disiplin Pegawai Negeri Sipil.

“Pengambilan sumpah ini adalah sebuah ikhtiar dalam melaksanakan tugas dan pada hakikatnya merupakan kesanggupan untuk menaati segala aturan yang berlaku. Sumpah ini tidak hanya saudara ucapkan dihadapan kita semua yang hadir disini, namun juga disaksikan oleh Tuhan Yang Maha Esa,” ujarnya.

Selain itu, lanjut dia, sumpah PNS merupakan upaya pembinaan PNS dalam melaksanakan tugas agar bermental balk, bermartabat, berwibawa, berdaya dan berhasil guna, serta sadar akan tanggung jawab menyelenggarakan tugas pemerintah dengan sebalk-baiknya.

“Saya juga berharap PNS senantiasa meningkatkan kualitas pelayanan publik, menyelenggarakan pemerintahan yang baik, bersih, bebas korupsi, kolusi dan nepotisme, serta melakukan koordinasi yang baik,” ucapnya.

Muhammad Pagi kemudian meminta agar PNS tidak beranggapan bahwa sumpah/janji itu hanya sebagai formalitas semata, karena ucapan tersebut memlllkl tanggung jawab besar dalam mengemban tugas sebagai pelayan masyarakat. “Sumpah harus diimbangi dengan peningkatan disiplin, dedikasi, legalitas dan tanggungjawab dan profesionalisme dalam pekerjaan,” tegas dia.

Ia mengatakan menjadi PNS merupakan sebuah amanah. Tugasnya adalah bagaimana amanah tersebut dapat mempunyai nilai tambah dan bermanfaat bagi bangsa dan negara. “Oleh karena itu, saya meminta PNS dapat bekerja dengan penuh integritas, profesional, disertai dengan niat yang tulus dan ikhlas,” katanya.

Wabup menilai, menjadi PNS dimasa sekarang ini haruslah memiliki kemampuan belajar dan senantiasa mengembangkan diri, memiliki kesadaran dan kepedulian terhadap lingkungan disekitarnya, serta tanggap terhadap dinamika tuntutan masyarakat.

“Jadilah sosok teladan bagi lingkungan kerja dan sekitar. Dengan demikian citra positif yang terbangun tidak hanya berdampak bagi organisasi tapi juga melekat pada diri pribadi,” ucap dia mengingatkan.

Tidak lupa, M. Pagi berpesan kepada seluruh kepala organisasi perangkat daerah untuk selalu melakukan pembinaan dan pengawasan terhadap seluruh PNS dl lingkungan unit kerjanya masing-masing. “Apabila terjadi permasalahan, segera tindaklanjuti. Jangan biarkan berlarut-larut yang bisa membuat masalah itu semakin pelik dan rumit,” ujarnya.

Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia Kabupaten Mempawah, Abdullah, dalam laporannya mengatakan, PNS yang diambil sumpah/janji kali ini berjumlah 94 orang.  Rinciannya, bidang PTT Kementerian Kesehatan  tahun 2017 yang telah diangkat sebagai PNS terhitung 1 April 2018 sebanyak 27 orang.

Kemudian, tenaga harian lepas tenaga bantu penyuluh pertanian Kementerian Pertanian tahun 2017 yang telah diangkat sebagai PNS, terhitung 1 Juni 2018 sebanyak 2 orang. Selanjutnya, PNS yang belum pernah diambil sumpah/janji sejak diangkat menjadi PNS sebanyak 65 orang. (wah) 

Berita Terkait