Be A Good Programmer

Be A Good Programmer

  Selasa, 19 July 2016 12:36
Wahyu Rudiyan Saputra | Programmer

Berita Terkait

Apa yang kamu pikirkan ketika mendengar kata ‘hacker’? Pembobol ATM? Seorang yang bisa meretas suatu sistem seperti yang ada di film action Hollywood? Selama ini kebanyakan orang mempunyai stigma buruk mengenai hacker padahal tidak demikian. Dalam keamanan jaringan dan Cyber Defense ada banyak istilah untuk menggambarkan orang yang bekerja di belakangnya seperti hacker, cracker, sniffer, spammer, carder, digital forensics, pentester dan masih banyak lagi. Semua istilah itu memiliki arti dan pekerjaan yang berbeda. Nah, ngomongin soal orang yang bekerja di belakang sistem komputer dan teknologi, Pontianak juga punya lho putra daerah yang menamai dirinya sebagai programmer dan opereker. Siapa dia? Here he is!

Wahyu Rudiyan Saputra. Sarjana muda ini sudah memiliki cukup pengalaman di bidang teknologi sistem komputer. Banyak prestasi yang telah doi peroleh diantaranya adalah juara III kategori CTF, Indonesia Cyber Amy tahun 2014 di Makasar, juara III kategori kemanan jaringan, Sisfotime tahun 2015 yang diadakan di universitas Telkom, Bandung dan pernah menjadi finalis Line Follower Robot dan Cyber Defense Competition pada tahun 2014 dan 2015 di Yogyakarta.

Wow it’s so awesome! Semua prestasi tingkat nasional yang doi peroleh merupakan hasil dari jerih payah dan bukti dari keseriusan doi di bidang komputer. Cowok kelahiran 18 Oktober 1994 ini mengaku ilmunya diperoleh dari sharing dan melakukan beberapa eksperimen sejak ia duduk di bangku kuliah hingga sekarang. “Waktu duduk di bangku kuliah, saya sering ikutan kompetisi. Disana saya bisa banyak belajar dari teman universitas lain seperti dari Telkom University Bandung, universitas Andalas, Bina Darma Palembang dan lainnya,” beber Wahyu.

Ketika server atau sistem yang dibangun berjalan baik dan aman adalah salah satu pencapaian yang paling berharga menurut Wahyu karena untuk membuat server itu aman tidak mudah. Harus teliti untuk memastikan tidak ada celah atau vulnearable dan bug yang tidak terdeteksi. Apalagi prinsip di dunia keamanan jaringan itu No System Is Safe jadi nggak heran kalau suatu hari ada perusahaan yang mengklaim 100% sistemnya aman, cepat atau lambat akan ada berita sistem tersebut diretas orang. Seru ya kalau bisa meretas suatu sistem tapi inget kadang ilmu yang diperoleh harus digunakan dengan baik seperti Wahyu. (dee) 

 

Berita Terkait