Bayern vs Dortmund; Demi Harga Diri

Bayern vs Dortmund; Demi Harga Diri

  Sabtu, 8 April 2017 12:35

Berita Terkait

MUENCHEN – Der Klassiker bagi Thomas Tuchel tidak lagi seketat dulu. Borussia Dortmund terpisah 15 poin dengan Bayern Muenchen di papan klasemen sementara Bundesliga hingga Spieltag 27. Selisih terjauh Die Borussen – julukan Dortmund – atas Bayern di tangan Tuchel ketika sebelum bentroknya di Der Klassiker.

            Dortmund pun terpisah tiga strip dari Bayern yang duduk sebagai pemuncak klasemen. Lalu apa lagi yang dicari Dortmund pada duel Der Klassiker episode ke-114 di Allianz Arena, Muenchen, malam nanti WIB? (Siaran Langsung Fox Sports 1 pukul 23.30 WIB). ''Saya tahu tak mudah menang di sana. Tapi, kami menatap ke depan, ini laga terpenting bagi kami,'' kata gelandang Dortmund Gonzalo Castro sebagaimana dikutip situs Bundesliga.

            Di satu sisi, menang di Allianz sudah tiga tahun terakhir tidak bisa mereka ulangi setelah 2 April 2014 silam. Di sisi lain, dengan memenangi Der Klassiker ini, Dortmund makin memantapkan jatahnya di Liga Champions musim depan. Dan tentunya mengulangi lagi keberhasilannya menang back to back atas Bayern di Bundesliga.

            Dari satu dekade Der Klassiker, cuma dua musim Dortmund pernah mencatat kemenangan back to back. Mumpung, Bayern yang berjuluk Die Roten tersebut sedang goyah. Bayern baru saja masuk di periode negatif setelah streak unbeaten-nya di Bundesliga dihentikan Hoffenheim pada Spieltag 15 saat tengah pekan lalu (5/4). Bayern kalah 0-1.

            Apalagi, Carlo Ancelotti sebagai nahkoda Bayern, sedang direcoki tereduksinya kekuatan skuad  asuhannya. Bayern belum diperkuat Manuel Neuer dan Thomas Mueller yang masih cedera. ''Saya kira, Bayern juga ingin move on di laga ini. Laga ini bakal jadi laga terbaik di Bundesliga,'' imbuh gelandang blasteran Spanyol-Jerman itu.

            Berkaca dari hasil di WIRSOL Rhein-Neckar-Arena, Sinsheim – homeground Hoffenheim, aksi serangan balik cepat Hoffenheim jadi kunci kekalahan Bayern. Dalam skema golnya, Bayern jebol dari skema serangan dengan hanya tiga kali sentuhan dari lini tengah. Modal pertama dari kecepatan sayap-sayap Dortmund.

            Modal kedua, Dortmund punya gaya main yang kuat ketika melakukan serangan balik. Nah dari situlah yang harus diwaspadai pertahanan Bayern. ''Walaupun saya rasa takkan semudah itu. Beda kami dengan Hoffenheim. Musim ini mereka memainkan musim yang ekselen. Kami harus jadi diri sendiri,'' harap Castro.

            Striker Dortmund Pierre-Emerick Aubameyang yang selalu mencetak gol di tiga laga terakhir di Bundesliga diyakini belum terganjal. Auba – sapaan akrabnya – yang jadi penentu kekalahan Bayern 0-1 di Signal Iduna Park, Dortmund, 20 November lalu. Auba bakal beradu produktif dengan bomber dari tuan rumah, Robert Lewandowski.

            Sempat dikabarkan cedera, Lewy – sapaan akrabnya – sudah bergabung latihan dengan pemain-pemain Bayern di Saebener Strasse – sebutan kamp latihan Bayern. Kepada Sport 1, bek tengah Bayern  Mats Hummels yang juga pernah bermain untuk Dortmund musim lalu meminta rekan-rekannya segera melupakan kekalahan kemarin.

            Hummels akan kembali berpasangan dengan Jerome Boateng di sentral pertahanan Bayern. Dan komunikasi antara merekalah yang tidak boleh goyah. Saat lawan Hoffenheim, Hummels berkolaborasi dengan Javi Martinez. ''Banyak pekerjaan rumah yang harus kami kerjakan,'' ungkap bek yang berumur 28 tahun itu.

            Untungnya, Bayern bukan klub yang mudah kalah di kandang. Dalam lima musim terakhir klub tersebut di Bundesliga, hanya lima kali mereka menelan kekalahan di kandnag sendiri. Artinya, per satu musimnya rata-rata mereka hanya sekali kalah di kandang. Pada Bundesliga musim ini, Bayern belum sekalipun tumbang di Allianz Arena.

            Akankah Dortmund yang pertama? ''Kami tidak ingin mengulang lagi menjalani laga dengan tanpa sekalipun mengantongi angka. Kami akan kerahkan segala kemampuan kami untuk Dortmund. Yang saya tahu, setiap kali bermain dengan Dortmund, kami selalu mampu meledak,'' koar bek yang masuk dalam empat besar pemain terbanyak main di Bayern musim ini tersebut.

            Terlepas dari gengsi Der Klassiker, ESPN dalam analisisnya menyebut jangan berharap bakal ada permainan ngotot antar kedua klub malam nanti WIB. Duel Bayern kontra Dortmund cuma panas di sebelum laga saja. Kedua klub akan lebih berhati-hati untuk menyimpan energinya. Karena, tengah pekan nanti keduanya sama-sama menjalani laga leg pertama perempat final Liga Champions. Allianz Arena pada Kamis dini hari nanti WIB (13/4) akan jadi saksi duel Bayern kontra Real Madrid. Lantas, di Signal Iduna, Dortmund menjamu AS Monaco. (ren)

Perkiraan Pemain

Bayern (4-2-3-1): 26-Ulreich (g); 21-Lahm (c), 17-Boateng, 5-Hummels, 27-Alaba; 14-Alonso, 23-Vidal; 10-Robben, 6-Thiago, 7-Ribery; 9-Lewandowski

Pelatih: Carlo Ancelotti

Dortmund (4-1-4-1): 38-Buerki (g); 26-Piszczek, 25-Sokratis, 5-Bartra, 29-Schmelzer (c); 38-Weigl; 22-Pulisic, 23-Kagawa, 27-Castro, 7-Dembele; 17-Aubameyang

Pelatih: Thomas Tuchel

Wasit   : Marco Fritz

Stadion: Allianz Arena, Muenchen

Live      : Fox Sports 1 pukul 23.30 WIB

Berita Terkait