Bantuan Logistik Minim, Banyak Korban Banjir Merasa Terbaikan

Bantuan Logistik Minim, Banyak Korban Banjir Merasa Terbaikan

  Rabu, 12 June 2019 10:56
ANTAR: Personel BPBD Landak mengangkut bantuan logistik untuk disalurkan kepada warga terdampak banjir di Desa Ambarang, Kecamatan Ngabang, Selasa (11/8). MIFTAHULKHAIR/PONTIANAKPOST

Berita Terkait

NGABANG – Minimnya dana dan stok logistik membuat Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Landak kesulitan mendistribusikan bantuan kepada warga terdampak banjir. Memasuki hari ketiga banjir di sejumlah daerah di Kabupaten Landak, baru dua desa yang mendapatkan bantuan logistik dari Pemkab.

Kepala BPBD Landak, Banda Kolaga tak menampik minimnya dana dan logistik bagi korban banjir. Ia mengaku baru mendapat stok logistik 1 ton beras dari Dinas Pertanian Perikanan dan Ketahanan Pangan Landak. Hampir setengahnya, 440 Kg sudah didistribusikan kepada 50 kk 189 jiwa Dusun Sebua dan 34 kk 135 jiwa warga Dusun Tanjung Monte di Desa Ambarang, Kecamatan Ngabang. 

Dia mengatakan, setiap Kepala Keluarga (KK) mendapatkan bantuan logistik selama tiga hari, yakni 4 ons beras perhari. Selain itu, juga mi instan, air mineral dan ikan kaleng. Total 44 karung beras, seberat 440 Kg, Mi instan 19 dus, Air mineral 7 dus dan Ikan kaleng 7 dus.

 “Kami mulai hari ini (Selasa) menyalurkan bantuan. Kami berikan apa saja yang ada. Beras, mi instan dan kebutuhan lain. Karena memang keterbatasan dana kami,” katanya ditemui usai menyerahkan bantuan, Selasa (11/8).

Di Kecamatan Ngabang saja, terdapat 4602 jiwa terdampak banjir. Dengan 1089 rumah warga terendam. Sedikitnya 14 Dusun dari tujuh desa terendam. Mereka ialah dusun pesayangan, Dusun Raja, Dusun Raiy dan Dusun Martalaya di Desa raja. Selanjutnya Dusun Pulau Bendu di Desa hilir tengah dan Dusun Tanjung di Desa hilir kantor. 

Kemudian Dusun munggu, Dusun Riam Panjang, Dusun Manggu dan Dusun Selaba di Desa Munggu. Dusun Sebirang di Desa sebirang, Dusun Semata Desa temiang sawi, Dusun Emperiuk Desa Ambarang dan Dusun Bongo Desa ambarang.

Air berangsur-angsur mulai surut di sejumlah daerah di Kabupaten Landak yang sebelumnya terndam banjir sejak Sabtu (8/6) lalu. Berdasarkan laporan BPBD Landak dan masing-masing Polsek,  sejumlah desa di Kecamatan Mandor, Kuala Behe, Meranti hingga Air Besar sudah dapat membersihkan rumahnya masing-masing.

Sebagian dari warga sudah menerima bantuan dari pihak swasta, yakni Desa Munggu Kecamatan Ngabang, Desa Kuala Behe di Kecamatan Kuala Behe dan Desa Serimbu Kecamatan Air Besar. Sementara lainnya masih menunggu bantuan.

Ia mengaku, masih banyak daerah yang belum tersentuh bantuan. Khususnya di sejumlah desa di Kecamatan Ngabang dengan banjir terparah dan terlama. “Kami belum dapat menjangkau semuanya. Kami mohon warga untuk bersabar,” katanya.

Ia pun membuka selebar-lebarnya kepada para donatur yang ingin menyalurkan bantuannya diminta berkoordinasi dengan Posko Bencana Banjir di Koramil/11 Ngabang dengan menghubungi hotline 0823-1128-7700. “Kami harap perusahaan di Landak dapat memberikan CSR,” ucap Banda lagi. (mif)

Berita Terkait