Bantuan Dua Ton Bibit

Bantuan Dua Ton Bibit

  Senin, 21 March 2016 09:20
BANTU BIBIT: Tjhai Chui Mie, mewakili Ketua Yayasan Setia Negara, DR Djong Hermanto atau Lay Cok Tung menyerahkan secara simbolis bantuan bibit padi kepada petani. Hari Kurniathama/pontianak post

Berita Terkait

SINGKAWANG—Sejumlah kelompok petani yang menyebar di se-Kota Singkawang mendapatkan bantuan bibit padi dari Yayasan Setia Negara dalam upaya meningkatkan produksi petani, Sabtu (19/3). Kegiatan yang dipusatkan di Jalan Tani II Singkawang ini dihadiri puluhan perwakilan petani.

Bantuan dua  ton bibit padi ini diserahkan secara simbolis kepada perwakilan kelompok tani untuk wilayah Singkawang Barat satu ton bibit padi, Singkawang Selatan 470 kg, Singkawang Timur 300 kg, Singkawang Tengah 30 kg, Singkawang Utara 200 kg.

Tjhai Chui Mie, mewakili Ketua Yayasan Setia Negara, DR Djong Hermanto atau Lay Cok Tung, mengatakan bantuan ini sebagai wujud kepedulian yayasan ini terhadap nasib petani.

Bantuan bibit padi kepada petani, kata Tjhai Chui Mie, merupakan proses panjang terkait nasib petani yang dilanda sejumlah masalah seperti terjadinya gagal panen, kemudian pihaknya melakukan pertemuan dengan petani dan menyerap aspirasi petani. “Para petani mengeluhkan soal gagal panen dan minta bantuan bibit padi,” katanya.

Namun permintaan petani ini, kata dia, disampaikan ke yayasan setia negera.  Pasalnya jika melalui mekasnime pemerintahan dikhawatirkan memakan proses disisi lain kebutuhan bibit bagi petani sangatlah mendesak. “Setelah diusulkan akhirnya permintaan bantuan bibit ini bisa direalisasikan pihak yayasan,”katanya.

Meski demikian, kata Tjhai Chui Mie, bantuan yang didapat tidak bisa mengakomodir permintaan yang ada karena keterbatasan jumlah bantuan.

Diharapkan bantuan yang ada bisa meningkatkan hasil panen petani. Selain soal bibit, kata Tjhai Chui Mie, petani juga sudah menyampaikan persoalan kebutuhan akan alat sarana dan prasaran pendukung produksi pertanian. “misalkan mesin perontok padi, dan ini akan kita usahakan bisa masuk ke program pemerintah kota Singkawang,” jelasnya.

Sementara itu, Kelompok Tani Srikandi, Zaitun, mengatakan bersyukur adanya pembagian bibit padi. “Yayasan ini tentunya peduli nasib petani, kami sangat senang, semoga panen kedepan bisa meningkat hasilnya,” katanya.

Selain soal bibit, kata dia, selama ini yang menjadi masalah bagi petani adalah persoalan hama tikus, kurangnya pasokan plastik digunakan untuk memagarkan tidak ada. “Jika ada dan banyak maka minimal bisa meminimalisir hama tikus,’ katanya. (har)

Berita Terkait