Banjir Rendam Sejumlah Kawasan di Kapuas Hulu

Banjir Rendam Sejumlah Kawasan di Kapuas Hulu

  Senin, 10 June 2019 10:13
BANJIR: Kondisi banjir yang merendam di daerah Teluk Barak, Kecamatan Putussibau Selatan. Banjir yang merendam sejumlah rumah warga tersebut merupakan banjir susulan yang berlangsung sejak Sabtu (8/6). ISTIMEWA

Berita Terkait

PUTUSSIBAU – Akibat curah hujan yang cukup tinggi beberapa hari terakhir, beberapa daerah di Kabupaten Kapuas Hulu terendam banjir. Daerah-daerah dimaksud di antaranya Kecamatan Putussibau Selatan, Putussibau Utara, Bunut Hulu, serta Embaloh Hulu.

Banjir yang merendam beberapa rumah warga ini merupakan banjir susulan. Kejadian tersebut berlangsung sejak Sabtu (8/6) siang, yang diakibatkan meluapnya Sungai Kapuas serta sungai-sungai kecil lainnya, akibat curah hujan yang cukup tinggi. Beberapa daerah, khususnya yang berada pada dataran rendah serta pingiran sungai sudah digenangi air.

Sebelumnya pada Selasa (4/6) lalu, air sempat naik membanjiri beberapa daerah pada pemukiman warga serta ruas jalan. Namun keesokan harinya air sudah surut kembali.

Terkait banjir susulan yang mulai meluas ke beberapa daerah di Kapuas Hulu, warga diharapkan selalu waspada terhadap kemungkinan debit air yang sampai saat ini masih terus naik. Sebelumnya, banjir juga merendam lima kecamatan di Kapuas Hulu. 

Pelaksanatugas Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Kapuas Hulu Rupinus mengatakan, ada lima kecamatan di wilayah Kapuas Hulu Kalimantan Barat terendam banjir. “Banjir di lima kecamatan itu akibat curah hujan yang cukup tinggi, sehingga sejumlah sungai meluap, termasuk Sungai Kapuas,” kata Rupinus, belum lama ini.

Dikatakan Rupinus, sejumlah dataran rendah di lima kecamatan yang terendam banjir di antaranya yaitu Kecamatan Putussibau Selatan, Putussibau Utara, Bunut Hulu, Badau, dan Kecamatan Mentebah. Menurut dia, kondisi banjir itu sampai saat ini masih merendam sejumlah daerah di lima kecamatan. Meskipun air perlahan surut, namun hujan masih terus terjadi di wilayah Kapuas Hulu. “Kami terus melihat perkembangan banjir dengan menyiapkan personil BPD yang piket di posko bencana,” kata Rupinus.

Karena curah hujan masih terus terjadi, masyarakat diimbau dia agar tetap waspada perkembangan banjir di wilayah Kapuas Hulu. Dia pun meminta kepada semua pihak untuk proaktif melaporkan setiap perkembangan bencana banjir di daerah masing-masing.

Sementara pantauan di lapangan, banjir di sejumlah daerah di Kapuas Hulu dengan kedalaman air rata-rata satu hingga 2 meter. Bahkan di daerah Teluk Barak, Kecamatan Putussibau Selatan, banjir tersebut merendam jalan, sehingga akses transportasi darat lumpuh total.

Salah satu transportasi alternatif warga di Teluk Barak, menggunakan perahu untuk melaksanakan salat Id pada Idulfitri. (arf)

Berita Terkait