Banjir Bandang Terjang Desa Rasan dan Amang

Banjir Bandang Terjang Desa Rasan dan Amang

  Kamis, 2 Agustus 2018 10:00
PANTAU: Wakil Bupati Landak, Heriadi memantau lokasi banjir bandang di Desa Rasan. Bantuan langsung dikirim. ISTIMEWA

Berita Terkait

Usai Kemarau, Hujan Mengguyur Semalaman 

Perubahan iklim tak bisa lagi diprediksi. Saat kemarau di beberapa daerah masih terjadi, beberapa daerah kebalikannya. Hujan lebat. Semalaman di guyur, beberapa daerah di kecamatan Ngabang pun tergenang air. ‘’Biasanya penghujung tahun. Tetapi kali ini lebih awal kebanjirannya,’’ ujar warga di sana.

Miftahul Khair, NGABANG

BANJIR bandang memang melanda dua Desa di Kecamatan Ngabang pada Sabtu (29/7) lalu. Kedua desa itu yakni Desa Rasan tepatnya di Dusun Bagan dan Desa Amang. 

Kepala Pelaksanana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Landak, Banda Kolaga mengatakan, BPBD Landak sendiri mendapat laporan terjadinya banjir bandang itu pada Minggu pagi dari masyarakat. Dalam laporan itu disebutkan, terjadi banjir bandang di kedua Desa. Banjir bandang terjadi akibat dari turunnya hujan deras, Sabtu malam lalu.

"Bagaimana ndak banjir, hujan mulai dari pukul 00.00 WIB hingga pukul 05.00 WIB. Namun sekitar 07.00 WIB, hujan berlanjut lagi hingga pukul 09.00 Wib," ujar Banda saat dikonfirmasi via telepon, Rabu (1/8) lalu.

Dikatakannya lagi, akibat turunnya hujan kurang lebih lima jam itu dua Desa tersebut dilanda banjir bandang. "Genangan banjir yang melanda Desa Amang mencapai kedalaman sekitar satu meter. Namun tidak lama kemudian, air pun berangsur surut kurang lebih empat jam. Demikian juga di Desa Rasan," katanya.

Meski tidak ada korban jiwa akibat banjir bandang itu, namun menurutnya yang jelas kerugian dari banjir bandang ini tetap ada. 

"Seperti kerugian tanaman, hewan ternak dan lain sebagainya. Hanya saja, kita belum menerima laporan dari Desa soal kerugian yang timbul akibat banjir bandang itu," akunya.

Berikan Bantuan

Mendapat laporan adanya banjir bandang yang melanda dua Desa itu, Wakil Bupati (Wabup) Landak, Herculanus Heriadi langsung melakukan peninjauan. Seperti banjir yang melanda Dusun Bagan Desa Rasan.

Heriadi turun bersama Anggota Polres Landak, Badan Penanggulangan Bencana Daerah Kabupaten Landak, Camat Ngabang serta aparat Desa Rasan serta instansi terkait lainnya. Politisi PDI Perjuangan Kabupaten Landak itu selain membawa serta bantuan juga membawa serta perahu karet untuk meninjau lokasi yang tidak bisa dijangkau dengan berjalan kaki. 

"Saya mengingatkan masyarakat yang terdampak langsung banjir, agar waspada dan segera melapor ke aparat desa atau dusun apabila ada warga yang sakit akibat banjir untuk dilakukan penanganan," beber Wabup.

Pada kesempatan itu Heriadi mengingatkan masyarakat yang terdampak langsung banjir agar waspada dan segera melapor ke aparat desa atau dusun apabila ada warga yang sakit akibat banjir supaya segera ditangani. 

“Aparat desa, petugas kesehatan setempat serta Badan Penanggulangan Bencana Kabupaten Landak agar siaga sehingga tidak ada masyarakat yang terlantar akibat banjir,” katanya. Dia menambahkan, belakangan memang cuaca tidak bisa diprediksi. Seharian terang, tiba-tiba saja hujan. Kebalikannya, terlihat mendung tebal, eh ternyata malah terang kembali, ujarnya. (*)

Berita Terkait