Bandara Susilo Setop Operasional

Bandara Susilo Setop Operasional

  Kamis, 26 April 2018 10:00
TERAKHIR: Pesawat Susi Air tujuan Sintang-Ketapang menjadi maskapai terakhir yang dilayani Bandara Susilo sebelum operasionalnya ditutup. SUTAMI/PONTIANAK POST

Berita Terkait

Penerbangan Susi Air jadi Penutup

SINTANG-Pesawat Maskapai Susi Air tujuan Sintang-Ketapang yang lepas landas pukul 13.30 menjadi penutup pelayanan penerbangan di bandara Susilo Sintang untuk selamanya, Rabu (25/4). Seiring dengan mulai dioperasionalkannya bandara Tebelian terhitung pukul 00.00, Kamis (26/4).

Kepala Bandara Susilo Sintang, I Ketut Gunarsa saat ditemui sehari sebelumnya memastikan semua pelayanan penerbangan akan dilakukan di Bandara Tebelian menggantikan bandara Susilo. Operasional bandara Susilo ditutup secara resmi tanggal 26 April pukul 00.00. Pendaratan pesawat komersil untuk jadwal pertama dari Pontianak, pada Kamis (26/4), sudah mendarat di Bandara Tebelian. “Tidak lagi di Susilo,” katanya. 

Pontianak Post berkesempatan mengabadikan pesawat Susi Air yang bersiap lepas landas dan menjadi penerbangan terakhir yang dilayani bandara Susilo. Foto diabadikan dari arah jalan MT Haryono. Petugas AirVac bersiaga disisi pinggir landasan pacu, untuk memastikan lepas landas lancar. Kemudian tidak ada masyarakat atau aktivitas lain, di areal landasan pacu. Penerbangan tersebut mengakhiri perjalanan bandara Susilo ditengah masyarakat Sintang. 

Sementara di bandara Susilo terlihat pihak maskapai dan petugas bandara mengemas barang untuk pindah. Pantauan Pontianak Post sejumlah barang dinaikkan ke atas truk dan pick up. Begitu terisi penuh langsung diberangkatkan menuju bandara Tebelian. 

Kendaraan pengangkut barang terpantau hilir mudik keluar kawasan bandara Susilo. Semua angkutannya sarat dengan muatan. “Sejak kemarin sudah mulai pindah,” kata Fery, kata salah seorang yang kerap membantu protokol di bandara Susilo. 

Menurutnya, semua ruangan maskapai yang melayani penerbangan di Bandara Susilo sudah kosong. Sejak penerbangan terakhir langsung mengemaskan barang. Pihak maskapai yang paling akhir mengangkut barang untuk pindah terpantau adalah NAM Air. Seiring pelayanan penerbangan maskapai tersebut baru saja berakhir. 

Penerbangan di Bandara Susilo paling awal adalah Wings Air, kemudian Garuda, serta disusul NAM Air. Ketiga maskapai tersebut melayani penerbangan setiap hari untuk rute Sintang-Pontianak. Sementara penerbangan perintis untuk maskapai Susi Air, dalam sepekan empat kali penerbangan. 

Fery sendiri ikut membantu saat semua maskapai mengemas barang untuk pindah. Ia sudah beraktivitas di Bandara Susilo sejak 10 tahun lalu. Terhitung mulai diaktifkannya kembali bandara tersebut, yang sempat lama vakum. (stm)

Berita Terkait