Bandara Supadio Perketat Keamanan

Bandara Supadio Perketat Keamanan

  Senin, 4 July 2016 20:45
PERKETAT: Danlanud Supadio Pontianak, Marsekal Pertama TNI Tatang Herlyansyah bersama General Manager Bandara Internasional Supadio Pontianak, Bayuh Iswantoro sesaat setelah apel pengamanan bandara di Posko Lebaran Terpadu 2016 Bandara Supadio, Pontianak Senin (4/7).

Berita Terkait

PONTIANAK – Masuki musim mudik lebaran 2016, pengelola Bandara Internasional Supadio, Pontianak memperketat pengamanan dengan melibatkan petugas gabungan. Komandan Lanud Supadio Pontianak Marsekal Pertama Tatang Heryansyah mengatakan,  pengamanan kali ini menanggapi permintaan dari kementerian perhubungan. “Juga melihat kejadian teror yang ada di seluruh dunia, sehingga pengamanannya kami perketat,” katanya kepada Pontianak Post, Senin (4/7) kemarin.

Sebanyak 150 orang personel gabungan dari TNI AU, TNI AD dan TNI AL serta Polisi terlibat dalam pengamanan Bandara Internasional Supadio. Akan tetapi, jika dalam keadaan mendesak, secara keseluruhan tim di lanud Supadio selalu siap sedia. “Yang kami siapkan ialah mengamankan area publik, seperti teras bandara ini. Kemudian di air fieldatau landasan pacu akan ada tim khusus dari avsec atau polisi bandara dan tni AU,” katanya.

Jauh sebelum tim pengamanan mudik ini dibentuk, TNI AU Lanud Supadio sudah bekerja sama dalam banyal hal dengan pihak bandara. Akan tetapi kali ini ditambah karena kali ini sifatnya lebih fokus dan tidak normal.

Ia menuturkan, nantinya pengamanan ini akan melihat situasi dan pergerakan yang mencurigakan dan tentunya yang berkaitan dengan keamanan. Untuk mengidentifikasi barang-barang bawaan penumpang, timnya pun membawa dua anjing pelacak. “Secara acak akan dilakukan pelacakan. Baik itu bahan peledak maupun hal lainnya,” tuturnya.

Pada masa mudik lebaran kali ini, pusat pengamanan ada di dua tempat, yakni bandara dan pelabuhan. “Dalam hal ini dengan pengelola bandara, ada banyak sekali hal yang bisa kami koordinasikan salah satunya dari segi pengamanan,” tuturnya.

General Manager Bandara Internasional Supadio Pontianak, Bayu Iswantoro mengatakan, pada masa mudik kali ini dari pelonjakna penumpang terjadi sebesar 9%-10%. “Terjadi lonjakan luar biasa pada Minggu (3/7) lalu pada kedatangan penerbangan dengan jumlah mencapai 10.500 penumpang,” katanya.

Karena lonjakan penumpang itulah, pengamanan pun harus ditambah. Ia berharap, semoga pada lebaran 2016 ini Bandara Supadio semakin aman dan lancar. “Kami berharap bandara supadio lebih baik lagi, tentunya dalam sisi pengamanan yang akhir-akhir ini sedang ramai di internasional yakni teroris,” jelasnya.

Ia melanjutkan, masa mudik lebaran selalu dilewati dengan lancar oleh Bandara Internasional Supadio dari tahun ke tahun. “Mudah-mudahan tidak ada gangguan yang berarti,” katanya. Setelah berkoordinasi dengan tim gabungan dari TNI, pihak bandara pun merasa dibackup atau terlindungi. “Kita buat supaya kondisi bandara aman,” tambah Bayuh.

Mengantisipasi lonjakan penumpang pada mudik lebaran ini, pihak bandara menyiapkan antisipasi pada tiga sisi. Dari sisi sumber daya manusia ditambah dengan adanya lembur, dari sisi keamanan dibantu oleh TNI dan pematangan dari sisi prosedur. Diakuinya, ada beberapa metode prosedur yang diperbaharui seperti peralatan khususnya di ruang kedatangan.

Conveyour belt atau tempat pengambilan bagasi penumpang berjalan akan ditambah. Nantinya akan ada dua conveyour belt yang berjalan sehingga bandara supadio, dari kedatangan domestik dan internasional. “Dan diharapkan semuanya itu dapat melayani penumpang dengan lebih baik lagi,” tutupnya.(mif)

Berita Terkait