Bandara Songsong Natal dan Tahun Baru

Bandara Songsong Natal dan Tahun Baru

  Selasa, 4 December 2018 11:19
PENERBANGAN: Kesibukan salah satu maskapai penerbangan menjelang keberangkatan di Bandara Pangsuma Putussibau. Menjelang Natal dan Tahun Baru mendatang, jumlah penumpang di bandara ini diperkirakan melonjak dari biasanya.

Berita Terkait

Bangun Posko, Antisipasi Lonjakan

PUTUSSIBAU – Menghadapi Hari Raya Natal dan Tahun Baru 2019, Bandar Udara (Bandara) Pangsuma Putussibau akan mendirikan posko pengamanan dan pelayanan. Hal tersebut diungkapkan Kepala Bandara Pangsuma, Hariyanto, kemarin di Putussibau.

“Untuk pengamanan menjelang akhir tahun, (kami) akan mendirikan posko Natal dan Tahun Baru bekerja sama dengan tim gabungan, baik itu patroli mau pun untuk posko,” kata Hariyanto. Ia mengatakan saat ini aktivitas di Bandara menjelang Natal dan Tahun Baru semakin padat, sehingga benar-benar disiapkan sumber daya manusia (SDM) serta fasilitas pengamanan dan pelayanan. Menurutnya, sudah hampir sepekan ini jumlah penumpang di Bandara Pangsuma mengalami peningkatan dari hari biasanya. Lonjakan penumpang tersebut, menurut dia, terjadi sudah hampir seminggu ini. Disebutkan dia, biasanya lonjakan sekitar 5 persen. “Puncak lonjakan penumpang biasanya itu pada 20 Desember hingga masa libur panjang,” jelas Hariyanto.

Biasanya bukan hanya lonjakan penumpang saja, pada masa libur panjang itu, menurut dia, juga terjadi lonjakan bagasi yang merupakan barang penumpang.

Disampaikan Hariyanto, untuk pengamanan di Bandara saat ini memang terus ditingkatkan mereka. Terutama, yang menjadi kewaspadaan mereka adalah ancaman-ancaman bom maupun candaan bom. “Jangan sampai hal tersebut terjadi,” timpal dia.

Selain itu, menjelang Natal dan Tahun Baru ini, menurut dia, yang perlu diantisipasi adalah bahaya tali layangan. “Pada masa liburan itu biasanya ada juga masyarakat yang main layangan dan itu sangat menganggu aktivitas penerbangan,” kata Hariyanto.

Kendati demikian, menurut dia, sampai saat ini belum pernah terjadi hal-hal yang berakibat fatal terhadap penerbangan, tetapi potensi gangguan harus tetap diantisipasi. Terkait harga tiket pesawat, disampaikan Hariyanto, belum ada kenaikan. Dipastikan dia, masih dengan harga standar, di mana kurang lebih rata-rata maskapai penerbangan Putussibau – Pontianak dan Pontianak – Putussibau, sebesar Rp800 ribu perpenumpang. 

Dikatakan Harianto, untuk harga tiket pesawat itu juga sudah diatur karena ada ambang atas dan ambang bawah. Untuk ambang bawah, sebut dia, sekitar Rp411 ribu, sedangkan ambang atas sebesar Rp1,3 juta.

Dia berharap aktivitas penerbangan menjelang Hari Raya Natal dan Tahun Baru dapat berlangsung aman dan nyaman bagi penumpang dan maskapai. Untuk saat ini Bandara Pangsuma Putussibau, kata dia, memiliki tiga maskapai penerbangan yaitu Garuda, Nam Air, dan Wings Air. (arf)

Berita Terkait