Bacaleg Siap Penuhi Persyaratan

Bacaleg Siap Penuhi Persyaratan

  Selasa, 10 July 2018 10:00
SKCK: Sejumlah Bacaleg saat mengurus SKCK di Polres Singkawang. HARI KURNIATHAMA/PONTIANAK POST

Berita Terkait

SINGKAWANG—KPU Singkawang sudah membuka pendaftaran calon legislatif (Caleg) untuk pesta demokrasi pada Pemilihan Umum (Pemilu) tahun 2019. Ketua KPU Singkawang, Riko mengatakan, pendaftaran calon legislatif (Caleg) sudah dibuka dari tanggal 4-17 Juli 2018. "Namun sampai hari ini (6 Juli) kami belum menerima satupun partai politik yang mendaftar," kata Riko, Senin.

Hal itu dikarenakan, pihaknya masih terus melayani surat keterangan terdaftar yang diminta oleh masing-masing Bacaleg. "Kami juga masih melayani konsultasi dari partai politik maupun masing-masing individu Bacaleg mengenai persyaratan pencalonan," ujarnya. Diantaranya, mempertanyakan tentang surat keterangan kesehatan jasmani dan rohani maupun bebas narkotika.

Dijelaskan dia, bahwa khusus untuk surat keterangan jasmani sebagaimana surat edaran KPU Nomor 633 bahwa rumah sakit pemerintah yang dirujuk KPU RI maupun Menteri Kesehatan, untuk di Kota Singkawang ada dua. "Yaitu RSUD Abdul Aziz dan Rumah Sakit Provinsi (RSJ) yang ada di Kota Singkawang," ungkapnya.

Kemudian, berdasarkan hasil komunikasi KPU dengan RSUD Abdul Aziz Singkawang, bahwa rumah sakit tersebut hanya bisa melayani (menerbitkan) surat keterangan kesehatan jasmani.

Sedangkan RSJ Provinsi bisa menerbitkan surat keterangan rohani. Sementara untuk surat keterangan bebas narkotika sesuai dengan rujukan surat edaran KPU RI bisa dilakukan di RSJ maupun BNNK Singkawang.

"Berdasarkan koordinasi kita, bahwa BNNK Singkawang siap melayani pemeriksaan narkoba untuk Bacaleg di Kota Singkawang," ungkapnya.

Bahkan, BNNK Singkawang bersedia untuk tidak menerima pembayaran dari hasil pemeriksaan yang mereka lakukan, dengan syarat Bacaleg yang akan melakukan pemeriksaan di BNN bisa menyiapkan sendiri alat pemeriksaan narkoba. "Menurut informasi alat pemeriksaan itu bisa didapatkan di apotek-apotek tertentu," jelasnya.

Kemudian, hasil konsultasi antara KPU Singkawang dengan Provinsi Kalbar dan berdasarkan surat edaran Nomor 627 dan 633 tersebut, bahwa selain dua rumah sakit pemerintah yang dirujuk KPU tadi, Bacaleg juga bisa melakukan pemeriksaan ke rumah sakit pemerintah lainnya. "Untuk di Kota Singkawang, selain Abdul Aziz ada juga rumah sakit DKT yang bisa menerbitkan surat keterangan kesehatan jasmani dan narkotika," katanya.

Hanya saja, khusus Bacaleg yang memeriksakan kesehatan jasmani dan narkotika di rumah sakit DKT, harus melampirkan hasil pemeriksaan kesehatan pada tiga surat keterangan tadi.

Kemudian, tiga surat yang dimaksud haruslah terpisah, jadi tidak boleh menyatu (digabung). "Jadi tiga surat keterangan ini, harus terpisah satu sama lain, jadi masing-masing harus punya lampiran khusus untuk rumah sakit yang tidak di rujuk," ujarnya.

Secara terpisah, Ketua DPD Partai Nasdem Singkawang, Sumberanto Tjitra mengatakan, jumlah kuota balon calon legislatif (Bacaleg) ini ada sebanyak 30 orang yang sesuai dengan persyaratan dan aturan. Menurutnya, antusias masyarakat yang mencalonkan diri sebagai Bacaleg dari partainya sangatlah besar.

"Luar biasa banyak, mengingat Nasdem merupakan salah satu parpol yang masih sangat muda (baru 7 tahun) yang telah berhasil mengantarkan seorang kandidat sebagai kepala daerah khususnya di Kota Singkawang," katanya.

Menurutnya, yang mendaftar sebagai Bacaleg saat ini ada yang berasal dari kalangan pengusaha, profesional, purnawirawan dan para kader yang memang sudah dipersiapkan dari awal bahkan incumbent juga ikut mendaftar. "Dari hasil penjaringan latar belakang mereka rata-rata baik dan sudah tidak diragukan lagi," ujarnya.

Partai Nasdem, katanya, sangat terbuka dalam proses perekrutan, yang penting ada kemauan yang kuat dan rekam jejak yang baik di masyarakat. "Karena Nasdem menginginkan mereka yang sudah disetujui dalam pleno dan sudah di SK-kan oleh pusat untuk mengadakan sosialisasi yang baik," ungkapnya.Sehingga, dia pun menegaskan bahwa partai yang di pimpinnya di Singkawang ini merupakan politik tanpa mahar.Mengenai seberapa besar peluang mereka (Bacaleg) duduk sebagai anggota legislatif, dia menilai jika hal itu tergantung dari tingkat prestasi masing-masing Caleg dalam meyakinkan masyarakat di lapangan.

Terpisah, salah satu Bacaleg Zulkanain S.Sos mengatakan proses mendapatkan orang orang berkualitas dalam pencalegan ini memang harus ada tahapan yang dilakukan. Bahkan ratusan Bacaleg berbondong mengurus syarat yang ada seperti SKCK. 

“Memang banyak persyaratan yang perlu dipenuhi dan bagi saya tidak masalah,” kata Bacaleg dari Partai Demokrat ini. Ini menandakan, kata dia, negara melalui penyelenggara Pemilu ingin Bacaleg ini tidak memiliki catatan kriminal sebelum berjuang menjadi wakil rakyat. (har) 

 

Berita Terkait