Awas De Javu, Vatreni

Awas De Javu, Vatreni

  Minggu, 19 June 2016 10:14
IMBANG: Laga Grup D di Stade Geoffroy-Guichard, Saint-Étienne, Prancis berhadapan (17/6) Kroasia versus Ceko yang berakhir imbang. REUTERS/Jason Cairnduff Livepic

Berita Terkait

ST.ETIENNE – Kroasia seperti mengalami de javu empat tahun silam. Vatreni, julukan Kroasia, hanya sanggup bermain imbang 2-2 lawan Republik Ceko kemarin (18/6) di Stade Geoffroy-Guichard dalam matchday kedua. 

Kroasia unggul lebih dahulu lewat Ivan Perisic pada menit ke-37 dan Ivan Rakitic (59'). Republik Ceko menyelamatkan mukanya dengan dua yang dicetak Milan Skoda (76') dan penalti Tomas Necid (90+3'). 

Ceritanya empat tahun lalu di Euro 2012 Polandia-Ukraina, Kroasia mengawali fase grup dengan kemenangan 1-3 dari Republik Irlandia. Lalu imbang 1-1 lawan Italia. Kemudian di laga grup pamungkas, Kroasia kalah 0-1 dari Spanyol.

Tahun ini, skenario yang sudah dijalani Kroasia di grup D sudah punya kemiripan. Mengawali laga grup dengan menang 1-0 atas Turki (12/6) lalu kemarin imbang dengan Republik Ceko. 

Meski belum tahu apa hasil laga ketiga 22 Juni mendatang, namun lawan yang dihadapi sudah sama dengan empat tahun lalu, Spanyol. Kalau di Polandia-Ukraina, Kroasia kalah lawan Spanyol, apakah hal tersebut bakal terjadi lagi tahun ini? 

Kroasia menjelang laga pamungkas grup D lawan Spanyol sudah panas dingin duluan. Pertama adanya ancaman denda dari UEFA setelah ulah rusuh suporternya yang disebut pelatih Kroasia Ante Cacic sebagai 'terorisme olahraga' kemarin. 

Kedua mengenai cedera motor serangan tim, Luka Modric. Pemain gondrong asal Real Madrid itu mengalami cedera paha dan pada menit ke-62 digantikan oleh Mateo Kovacic. 

Dokter tim Kroasia Boris Nemec kepada Marca kemarin mengatakan situasi yang dialami Modric sungguh tidak menuntungkan. Sebab laga pamungkas Kroasia di grup D cukup krusial

Memang sementara Kroasia masih nangkring di peringlat kedua grup D dengan poin empat. Kalau di laga pamungkas lawan Spanyol, Kroasia bisa mencuri satu angka maka Darijo Srna dkk akan lolos sebagai runner up. 

Saingan terdekatnya, Republik Ceko akan bertemu Turki di laga terakhirnya. Kalaupun Republik Ceko menang dan Kroasia kalah, hitung-hitungan lolos dilihat agregat gol.s Saat ini Kroasia margin memasukkan-kemasukan adalah satu (1). Sementara  Republik Ceko minus satu (-1). 

“Otot aduktor paha Modric membengkak. Kalaupun dipaksakan main akan menimbulkan nyeri yang sangat pada sang pemain,” kata Nemec. Nemec berkata Modric tak akan sembuh untuk Rabu (22/6) mendatang. Minimal Modric harus beristirahat seminggu. 

Sementara itu, rekan setim Modric Ivan Rakitic kepada EFE kemarin mengatakan bayangan soal Kroasia bakal pulang lebih cepat di fase grup cukup menyeruak. 

Sebab sebelum kejadian rusuh suporter Kroasia ini, suporter Rusia yang berulah lawan Inggris (12/6) dideportasi. Tak berhenti disitu, UEFA pun mengancam misal suporter Rusia mengacau lagi, maka Rusia akan dicoret keikut sertaannya dari Euro kali ini. 

“Kita akan menunggu keputusan yang diberikan UEFA pada Senin (20/6) mendatang. Kita bisa saja puklang setelah insiden yang terjadi tersebut,” kata gelandang Barcelona itu. 

Soal kekuatan Spanyol, empat dari 23 nama pemain Kroasia merumput di La Liga. Yakni Modric, Rakitic, Kovacic, dan Duje Cop. Pemain terakhir yang disebut membela Malaga. 

Namun Kroasia boleh sedikit lega karena untuk format kompetisi kali ini bukan hanya juara dan runner-up grup yang lolos. Namun masih ada empat tim peringkat ketiga terbaik yang diambil.

Sementara itu, Spanyol memastikan diri buat melangkah ke babak selanjutnya dengan kemenangan 3-0 atas Turki. Kemarin di Allianz Riviera, Nice juara bertahan sungguh dominan atas lawannya itu. 

Tiga gol Spanyol dalam laga kemarin dihasilkan Alvaro Morata (34', 48') dan Nolito (37'). Menurut AS, kombinasi kedua pemain itu menghasilkan lima gol dalam sebelas pertandingan. 

“Saya sungguh bahagia dengan hasil laga, dengan gol yang saya cetak, dan berada di Paris. Berada di laga ini seperti mimpi yang menjadi nyata,” kata Nolito. 

Pemain klub Celta Vigo itu mendedikasikan golnya buat seluruh keluarga dan familinya yang ada di Andalusia. Dan seperti diberitakan Marca keluarga Nolito menggelar nobar di Sanlucar de Barrameda. (dra)

Liputan Khusus: 

Berita Terkait