Aula Kantor Jadi ICU

Aula Kantor Jadi ICU

  Jumat, 24 Agustus 2018 10:00
RUANG TUNGGU: Tak Ada Ruang Tunggu di ICU RSUD Ahmad Diponegoro Putussibau, sehingga Keluarga Pasien Mengeluh. FOTO UST

Berita Terkait

PUTUSSIBAU--Sudah setahun ini RSUD Ahmad Diponegoro Putussibau menyulap ruangan aula kantor mereka menjadi ruangan  Intensive Care Unit (ICU). Peralihan fungsi aula menjadi ruangan ICU ini pun dikeluhkan keluarga pasien. 

Iskandar warga Selimbau mengaku sudah empat hari dirinya dan keluarganya berada di luar ruangan ICU untuk menunggu kepulihan orang tuanya. 

Dalam menunggu orangtuanya, Ia merasa sengsara berada di rumah sakit ini karena harus tidur di lorong ruangan ICU, pasalnya ruang tunggu untuk keluarga pasien tidak ada disediakan pihak rumah sakit. "Kami terpaksa tidur di lorong-lorong, karena terpaksa tak ada tempat," katanya, Kamis (22/8). 

Iskandar mengungkapkan, selama empat hari tidur di lorong-lorong rumah sakit tersebut, dirinya mulai tidak enak badan karena selama tidur di rumah sakit, mereka merasa kedinginan dan nyamuk pun sangat banyak menggigit mereka. "Belum lagi kalau kami mau mandi, di sini susah sekali. Terpaksa numpang tempat keluarga lainnya, karena mau pulang ke rumah mustahil," ujarnya. 

Dia mengharapkan agar pihak rumah sakit memperbaiki pelayanannya, terutama di ruangan ICU ini, paling tidak pihak rumah sakit bisa menyiapkan tempat yang layak bagi keluarga pasien yang menunggu. "Paling tidak rumah sakit mencarikan sementara tempat yang kosong untuk keluarga pasien yang menunggu. Kalau begini terus, yang sehat juga akan ikut sakit," tuturnya. 

Sementara itu Zainudin Sekretaris RSUD Ahmad Diponegoro Putussibau mengungkapkan, untuk sementara ruangan ICU memang ditempatkan di aula rumah sakit. Sementara ruangan ICU yang sebenarnya itu tengah disulap sementara untuk dijadikan sebagai kamar operasi.

"Karena kamar operasi kami kemarin itu dirobohkan karena struktur pondasi sudah tidak bagus sehingga perlu direhab ulang," ujarnya. 

Zainudin.mengungkapkan, jika gedung operasi ini selesai, maka gedung lain akan dikembalikan fungsinya seperti semula. "Jadi ruangan ICU itu sebenarnya sudah ada ruang tunggu, inikan hanya sementara," tuturnya. 

Zainudin tak menampik, jika keluarga pasien yang menunggu di ruangan ICU, untuk sementara ada yang tidur di lorong-lorong hingga kedinginan bahkan menjadi santapan nyamuk jika malam hari. 

"Standarnya di ruangan ICU itu hanya satu orang yang menjaga pasien. Namun kebiasaan orang kita ini memang terkadang banyak membawa keluarga lainnya sehingga mereka pun terpaksa tidur di lorong rumah sakit sehingga kami pun tak bisa berbuat banyak kecuali menunggu seluruh pembangunan sudah rampung semua," pungkasnya. (ust)

Berita Terkait