Atasi Kebakaran Lahan di Kalbar

Atasi Kebakaran Lahan di Kalbar

  Senin, 23 July 2018 10:40
SAMBUT MENTERI: Pj Gubernur Kalbar Dodi Riyadmadji menerima kunjungan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya di ruang VVIP Bandara Supadio Pontianak, Minggu malam (22/7). HUMAS PEMPROV FOR PONTIANAK POST

Berita Terkait

Pj Gubernur Sambut Kunjungan Menteri LHK 

PONTIANAK – Penjabat Gubernur Kalbar Dodi Riyadmadji  menerima kunjungan Menteri Lingkungan Hidup dan Kehutanan (LHK) Siti Nurbaya di Kalbar dalam rangka Meningkatkan Sinergitas Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan di Kalbar. Dodi menjelaskan, terkait kedatangan Menteri LHK untuk sama sama bersinergi dalam mencegah terjadinya  Karhutla di Kalbar ini.

Menteri Siti Nurbaya akan menginap semalam di Pontianak, dan memimpin rapat Sinergitas Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan di Provinsi Kalimantan Barat 2018 di Balai Petitih Kantor Gubernur Kalbar, Senin.

"Intinya, kedatangan menteri adalah untuk mendorong pihak daerah untuk lebih siap, dan mengoordinasikan semua pihak, baik instansi pusat maupun daerah supaya menyiapkan dan berperan sesuai tupoksinya masing-masing," katanya.

Dodi mengatakan bahwa sinergisitas antara instansi pemerintah pusat ( UPT Kementerian LHK) , Provinsi dan kabupaten kota serta didukung oleh TNI dan Polri serta stakeholder lainnya memang sangat dibutuhkan agar bisa mengantisipasi serta mencegah terjadinya kebakaran lahan dan hutan di musim kemarau saat ini. Ditambah pada saat akan  dilaksanakannya Asian Games di Jakarta dan Palembang.

Selanjutnya PLH Kepala Biro Humas Setda Prov Kalbar  Emi Puterina mengatakan bahwa Senin (23/2) akan dilaksanakan rakor dalam rangka  Meningkatkan Sinergitas Pencegahan dan Penanggulangan Kebakaran Hutan dan Lahan di Kalbar.

“Rakor tersebut akan di hadiri oleh unsur pengarah/koordinator anggota satgas pengendalian Kahutla, UPT Kementerian LHK, Perwakilan Kabupaten atau kota se Kalbar, serta kepala OPD Provinsi Kalimantan Barat serta stakeholder lain, " ujarnya. (hms/*r)

 

Berita Terkait