ASN dan Penyelenggaran Harus Netral

ASN dan Penyelenggaran Harus Netral

  Selasa, 16 April 2019 12:09
DITERTIBKAN: Tumpukan APK yang sudah ditertibkan oleh Bawaslu Sintang, Satpol PP dan Panwascam. Tumpukan ini diletakkan di kantor Bawaslu Sintang.

Berita Terkait

 

SINTANG-Bupati Sintang, Jarot Winarno hadiri video conference yang digelar di Polres Sintang. Kegiatan ini terkait dengan hasil supervisi dan asistensi kesiapan jelang tahap pemungutan suara pada Pemilu, Rabu (17/4) besok.  

Menurut dia, selama ini pesta demokrasi di Sintang tergolong aman dan lancar. Kendati demikian, ada beberapa hal yang perlu diantisipasi bersama agar pesta demokrasi berjalan lancara dan damai.

“Kita harus antisipasi hal-hal teknis yang mengganggu jalannya pencoblosan dan pemungutan suara, kerja sama antarpenyelenggara harus terus ditingkatkan,” ujar Jarot Winarno saat diwawancarai Pontianak Post, Senin (15/4).

Ia juga menjelaskan terkait dengan penyaluran logistik, pengamanan pencoblosan dan perhitungan suara, Sintang termasuk yang handal dan terkendali. 

“Apalagi akses kita di pedesaan cukup berat. Dan tahun kemarin, anggota Polres kita mendapat penghargaan yang ada di Kecataman Ambalau. Kita sudah cukup pengalaman soal ini,” tambahnya.

Namun, menurut Jarot, ada beberapa hal yang perlu diantisipasi sebelum pesta demokrasi dimulai. Yakni, perihal lima kartu suara yang harus dicoblos oleh masing-masing pemilih.

“Yang kita belum antisipasi adalah jumlah lima kartu suara yang harus dicoblos. Dalam simulasi kemarin saja, masih ada kesulitan kita. Tapi percayalah kita bisa lewati ini semua dengan lancar,” jelas bupati dengan yakin.

Beliau juga mengimbau masyarakat untuk lakukan pesta demokrasi nanti dengan riang gembira. Ini adalah kesempatan untuk memilih yang terbaik. Terakhir, ia juga berpesan untuk Aparatur Sipil Negara (ASN) yang ada dilingkup Pemerintah Kabupaten Sintang untuk tetap menjaga netralitas.

“Dan teruntuk ASN harus netral dan pihak penyelenggaran juga wajib netral,” tegasnya lagi.

Tak luput pula, Jarot juga mengingatkan agar masyarakat di Kabupaten Sintang tetap menjaga hak suara dengan tidak mau diintimidasi oleh siapapun. 

“Jangan mau masyarakat diintimidasi atau dipersekusi. Apalagi money politik, harus dilawan. Begitupun dengan ujaran kebencian atau hoax juga harus dilawan,” tegas bupati. (fds)

Berita Terkait