Apresiasi Pemuda Pelopor Desa Mandiri

Apresiasi Pemuda Pelopor Desa Mandiri

  Senin, 1 April 2019 10:55
BUKA : Gubernur Kalabar Sutarmidji saat membuka Dialog Partisipasi Pembangunan Daerah di Pendopo Gubernur Kalbar, Sabtu (30/3). HUMPRO KALBAR FOR PONTIANAK POST

Berita Terkait

HMI Dukung Target Pemerintah

Gubernur Kalimantan Barat (Kalbar) Sutarmidji mengapresiasi Himpunan Mahasiswa Islam (HMI) yang telah membentuk Pemuda Pelopor Desa Mandiri lewat Badan Koordinasi (Badko) HMI Kalbar. "Saya terimakasih kepada pemuda pelopor desa mandiri yang baru dideklarasikan tadi dari HMI. Ini menunjukkan bahwa program pemerintah provinsi untuk percepatan klasifikasi desa supaya bisa mencapai desa mandiri ini didukung oleh anak muda," ungkapnya usai Dialog Partisipasi Pembangunan Daerah di Pendopo Gubernur Kalbar, Sabtu (30/3).

Selanjutnya, nanti ketika akan menyusun APBD 2020, dirinya bakal melihat komponen yang bisa disinergikan dengan para pemuda dalam mendorong desa mandiri. Lalu desa-desa mana yang menjadi binaan, karena ditargetkan akan ada 400-an desa mandiri dalam waktu dua tahun ke depan. "Saya berharap ini diseriusin betul-betul, disemangatin betul sehingga semua komponen masyarakat terlibat mewujudkan desa mandiri," tegasnya.

Dalam kesempatan yang sama, Ketua Badko HMI Kalbar Fiqri mengungkapkan, tujuan diselenggarakan kegiatan tersebut adalah untuk mengajak seluruh elemen pemuda Kalbar berpartisipasi. Sekaligus bisa mendorong percepatan pembangunan desa mandiri, dimana target pemerintah provinsi dalam mewujudkan desa mandiri harus dilakukan dengan gerakan secara masif.

"Sistem sudah terbangun dalam segala sektor lini mulai dari aparat bahkan sampai pendamping desa, kalau tidak dilakukan secara masif menurut saya tidak digaungkan akan lambat dalam pencapaiannya," katanya.  Dengan dibentuknya pemuda pelopor desa mandiri dimana di dalamnya terdapat berbagai elemen kepemudaan diharapkan target pemerintah bisa tercapai. Khususnya untuk HMI sendiri melibatkan enam cabang HMI dari daerah yang ada untuk mendukung penuh proses kontrol pemberdayaan desa di daerah masing-masing. "Harapan kami setiap cabang itu bisa mewujudkan desa mandiri," pungkasnya.(bar)

Berita Terkait