Antusiasme Khataman Alquran Massal se-Kota Pontianak

Antusiasme Khataman Alquran Massal se-Kota Pontianak

  Senin, 9 May 2016 09:30
RIBUAN PESERTA: Sebanyak seribu lebih peserta Khataman Alquran Massal memasuki Masjid Raya Mujahidin.

Berita Terkait

Diikuti 1.195 Peserta, 90 Persen Murid Guru Ngaji Tradisional 

MINAT anak-anak di Kota Pontianak cukup tinggi mengikuti Khataman Alquran Massal se-Kota Pontianak Tahun 2016. Sebanyak 1.195 peserta dari enam kecamatan di kota ini tumpah ruah di sepanjang Jalan Ahmad Yani menuju Masjid Raya Mujahidin, Minggu (8/5) pagi. 

Mengenakan pakaian adat khas Melayu, telok belanga bagi peserta laki-laki dan baju kurung bagi peserta perempuan, mereka yang merupakan pelajar dari tingkat SD hingga SMP berparade dengan mendekap Alquran. Dua perwakila peserta termuda putra dan putri terlihat diarak di atas tandu berhias. Suasana semakin semarak diiringi pembawa kembang manggar dan bunga telur khas Melayu Pontianak. 

Meski cuaca sedikit mendung dan sempat gerimis, para peserta terlihat sangat antusias sejak mulai berjalan dari Kantor Terpadu di Jalan Sutoyo. Setibanya di Masjid Raya Mujahidin, mereka pun disambut Wali Kota Pontianak, Sutarmidji. Acara kemudian berlanjut di dalam masjid terbesar di Kota Pontianak ini.

Wali Kota Pontianak, Sutarmidji mengungkapkan, selama ini sebagian masyarakat masih beranggapan guru ngaji tradisional sudah tidak memiliki santri atau murid yang diajarinya. Anggapan itu dinilainya salah besar. Sebab, justru dari guru ngaji tradisional lebih banyak mencetak anak didik yang bisa membaca Alquran hingga khatam. “Saya buktikan hari ini, ternyata ada seribu lebih anak didik dari guru ngaji tradisional yang dikhatamkan secara massal,” ungkapnya.

Khataman yang digelar secara massal ini diikuti peserta yang sudah tamat membaca Alquran sebanyak 30 juz. “Kemarin ada yang ingin ikut khatam Alquran 10 juz, 20 juz, tapi saya minta hanya yang khatam 30 juz saja yang boleh, ternyata pesertanya tetap saja ramai,” katanya.

Dia pun berpesan setelah khatam seluruh peserta bisa mengamalkan membaca Alquran dan mendalami maknanya secara benar. Dengan demikian bisa menjadi pedoman untuk menjalani kehidupan sehari-hari. 

Even yang digelar pertama kalinya dan secara massal ini, dikatakan Sutarmidji selaras dengan sosialisasi program Pemerintah Kota (Pemkot) Pontianak yang menerapkan wajib khatam Alquran bagi siswa lulusan SMP sederajat. Pihaknya akan mengupayakan seluruh anak-anak di kota ini khatam Alquran sebelum meneruskan ke jenjang SMA. 

Bahkan untuk tahun depan rencananya peserta kegiatan ini akan lebih ditingkatkan lagi. Yaitu dengan target melibatkan 30 ribu orang peserta. Akan tetapi, disebar di beberapa tempat. “Tetap dipusatkan di Masjid Raya Mujahidin sebanyak 5.000 peserta, selebihnya disebar di masjid-masjid yang ada di kecamatan namun secara serentak,” imbuhnya.

Ketua Lembaga Pengembangan Tilawatil Quran (LPTQ) Kota Pontianak, Mulyadi menambahkan, peserta khataman Alquran ini bersal dari seluruh kecamatan. Peserta terbanyak dari Kecamatan Pontianak Barat dengan jumlah 300 orang lebih. “Dari keseluruhan, 90 persen peserta khataman Alquran ini adalah hasil didikan guru ngaji tradisional yaitu mereka yang mengajar mengaji dari rumah ke rumah, sisanya baru diluar dari guru ngaji itu,” tuturnya.

Agar lebih semarak, ke depan pihaknya berencana akan melibatkan sekolah-sekolah, sehingga jumlah peserta bisa lebih banyak lagi. Dia berharap dengan pelaksanaan khataman Alquran ini bisa lebih membudayakan pembacaan ayat-ayat suci Alquran di rumah-rumah. “Jika budaya membaca Alquran terus ditumbuhkembangkan di rumah-rumah, Insya Allah membawa kebaikan,” ujarnya.

Salah satu peserta Gulista Kisra mengaku sangat senang bisa mengikuti kegiatan ini. Menurutnya, ada kebanggaan tersendiri karena sebelum pelaksanaan khataman, dia diarak bersama-sama dengan peserta lainnya. “Senang dan bangga,” ucap murid kelas tujuh Madrasah Tsanawiyah itu.

Sementara sang ibu, Syarifah Azizah (39 tahun) menilai program ini baik untuk memotivasi anak-anak agar cepat khatam membaca Alquran. “Bagi yang belum tamat 30 juz pasti akan lebih bersemangat untuk bisa khatam,” pungkasnya.** 

Narasi : Idil Aqsa Akbary/Pontianak Post

Foto : Shando Safela/Pontianak Post dan Humas Pemkot

SAMBUT: Wali Kota Pontianak, Sutarmidji menyambut kedatangan peserta Khataman Alquran Massal di halaman Masjid Raya Mujahidin. 

 

 

PESERTA: Para peserta Khataman Alquran Massal memadati ruangan Masjid Raya Mujahidin. 

 

FOTO BERSAMA: Wali Kota Pontianak Sutarmidji, Wakil Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono, Kapolresta Pontianak Kombes Pol Tubagus Ade Hidayat foto bersama dengan perwakilan peserta dan guru ngaji. 

 

 

 

Berita Terkait