Antisipasi Lonjakan Harga dengan Pasar Murah

Antisipasi Lonjakan Harga dengan Pasar Murah

  Sabtu, 9 June 2018 10:52
PASAR MURAH: Wakil Bupati Kubu Raya, Hermanus secara simbolis menyerahkan kebutuhan pokok bagi warga Desa Madu Sari pada penyelanggaraan pasar murah

Berita Terkait

SUNGAI RAYA – Lebih dari seratusan masyarakat Desa Madu Sari tampak antusias mendatangi lokasi  pasar murah yang digelar Pemerintah Kabupaten Kubu Raya bersama sejumlah BUMN pada Jumat (8/6) yang dipusatkan di desa ini.

Beberapa kebutuhan pokok yang disediakan dalam pasar murah ini seperti, telur, minyak goreng, gula, tepung terigu dan beras. 

“Tujuan pasar murah yang digelar pemerintah kabupaten ini yakni untuk membantu warga kurang mampu supaya bisa mendapatkan harga kebutuhan pokok yang lebih terjangkau terutama jelang idul fitri 1439 Hijriah nanti,” kata Wakil Bupati Kubu Raya, Hermanus saat menghadiri pasar murah di Desa Madu Sari.

Lantaran hanya digelar satu hari saja, Hermanus berharap, pasar murah yang digelar pemerintah ini benar-benar dimanfaatkan masyarakat setempat untuk dapat membeli sejumlah kebutuhan pokok sebagai salah satu persiapan kebutuhan idul fitri nantinya.

Dikesempatan yang sama Hermanus pun menegaskan, harga kebutuhan pokok jelang idul fitri di Kubu Raya selalu stabil. Sebab itu pengawasan mesti diperketat. Jika ada potensi kenaikan harga, maka dinas terkait diminta segera melakukan pencegahan sedini mungkin. 

“Kalau ada oknum pengusaha yang sengaja menampung kebutuhan pokok dengan tujuan untuk menaikkan harga saat kebutuhan masyarakat meningkat jelang lebaran ini, maka akan kita tindak tegas,” ucapnya.

Pasar murah yang digelar pemerintah daerah setempat bersama sejumlah pihak ini diprioritaskan bagi warga kurang mampu. Karenanya untuk berbelanja di pasar murah ini, maka warga harus menggunakan kupon yang telah dibagikan atau dikoordinir melalui pemerintah desa setempat.

Kepala Dinas Koperasi Usaha Mikro Perindustrian dan Perdagangan Kubu Raya Norasari Arani sebelumnya mengatakan, hasil sidak pasar yang dilakukan pihaknya, tak menemukan adanya gejolak harga kebutuhan pokok di pasaran yang naik secara signifikan.

Hanya saja, terdapat beberapa kebutuhan pokok yang sempat mengalami kekurangan stok. seperti telur dan tepung terigu. Untuk memenuhi kebutuhan stok  telur, maka pihaknya akan mendatangkan stok dari kota Singkawang. Sementara stok beras dan gula masih dalam kategori aman.

“Kalau secara umum, hingga saat ini saya pantau untuk ketersediaan kebutuhan pokok di Kubu Raya masih aman dan harganya juga saya kira masih cukup terjangkau. Meski begitu pemantauan terhadap ketersediaan dan harga kebutuhan pokok akan terus kami pantau,” paparnya.

Nora pun menambahkan, untuk pasar murah yang digelar pihaknya pada tahun ini hanya fokus pada satu desa saja, hal ini dikarenakan kata Nora saat ini cukup banyak pihak perusahaan yang ada disetiap wilayah Kubu Raya yang turut menggelar pasar murah melalui dana corporate social responsibility (CSR) yang dimiliki.

“Disetiap kecamatan kami lihat juga banyak NGO juga yang bekerjasama dengan pihak swasta untuk turut menggelar pasar murah, jadi kami rasa untuk tahun ini pasar  murah tetap digelar hampir disetiap kecamatan. Cuma penyelenggaranya saja yang berbeda,” pungkasnya.

Sementara itu, warga Desa Madu  Sari, Hasan  mengaku sangat terbantu dengan adanya kegiatan pasar murah yang digelar Pemerintah Kabupaten Kubu Raya bersama sejumlah pihak tersebut. “Dengan adanya pasar murah ini secara tak langsung membantu kami untuk memenuhi kebutuhan pokok sehari-hari apalagi saat ini kita ketahui beberapa kebutuhan pokok di pasar harganya mulai merangkak naik,” katanya.

Mengingat cukup besarnya dampak positif yang dirasakan membuat Hasan berharap agar kegiatan pasar murah tersebut bisa kembali digelar di Desa Madu Sari  setiap tahunnya. “Kalau bisa jumlah paket kebutuhan pokoknya juga bisa ditambah, sehingga akan lebih banyak masyarakat yang merasakan manfaat dari adanya pasar murah yang digelar pemerintah daerah ini,” harapnya. (ash)

 

Berita Terkait