Ambil Jengkol, Tewas Kesetrum

Ambil Jengkol, Tewas Kesetrum

  Selasa, 7 June 2016 09:36
Ilustrasi

Berita Terkait

SAMBAS - Hendra bin Chairuddin (16), pelajar Kelas 9 SMP Negeri 1 Sebawi ditemukan meninggal diduga tersengat aliran listrik saat hendak mengambil jengkol di Danau Sebedang tepatnya dekat pos loket masuk tempat wisata tersebut, Minggu (5/6) sekitar pukul 09.30 WIB.

Atas kejadian yang menimpa pelajar yang tinggal di Dusun Dare Nandung RT 11 RW 06 Desa Sempalai Sebedang Kecamatan Sebawi Kabupaten Sambas tersebut. Pihak kepolisian telah meminta keterangan beberapa saksi. Diantaranya Yanto, warga Dusun Dare Nandung RT 11 RW 06 Desa Sempalai Sebedang Kecamatan Sebawi. 

Rangga Pribadi beralamat sama, serta orang tua korban, bernama Chairuddin (54).

Kapolres Sambas, AKBP Sunario SIK MH melalui Kapolsek Sambas Kota, AKP Agus Riyanto mengatakan berdasarkan keterangan saksi kemudian olah TKP. Kejadian naas berawal ketika korban hendak mengambil jengkol di dekat loket masuk Danau Sebedang.

"Korban berangkat dengan Saksi Yanto dan Rangga Pribadi, setelah tiba di lokasi kejadian, korban ingin mengambil jengkol yang berada di kebun di tempat tersebut," kata AKP Agus Riyanto, Minggu (5/6) malam. Diperkirakan korban tak mengetahui jika pohon jengkol bersebelahan dengan kabel terminal yang dialiri listrik. 

"Pertama kali, korban memanjat pohon jengkol dan tidak terjadi apa-apa. Lalu korban turun dan mengambil galah bambu basah," katanya.

Saat itu, saksi Yanto meninggalkan korban. Sedangkan saksi Rangga Pribadi sedang melayani loket. Tiba-tiba, saksi Rangga melihat korban sudah tersangkut di dahan pohon jengkol.

"Saksi Rangga pun memanggil Minah,warga yang berjualan di dekat danau. Kemudian memanggil warga lainnya untuk menolong korban," katanya. Diantara warga lainnya. Ada yang menghubungi pihak PLN untuk mematikan aliran listrik. "Setelah aliran listrik di matikan. Korban terjatuh, selanjutnya korban di bawa ke Puskesmas Tebas," katanya.

Namun menurut keterangan dari pihak Puskemas Tebas. Korban saat di bawa, masih bernafas. Tetapi setelah di periksa tensi darah korban, tinggal 40 dan denyut nadi hanya tinggal di tangan sedangkan denyut nadi kaki sudah tidak ada lagi.

‎Beberapa menit kemudian pihak puskemas tebas menyatakan korban telah meninggal dunia. "Setelah diperiksa dan dinyatakan meninggal. Korban langsung dibawa

kerumah duka dan di makamkan oleh keluarga korban," katanya. Korban mengalami luka di tangan sebelah kanan mengelupas kering.(fah)

Berita Terkait