Akui Kurang Promosikan Wisata

Akui Kurang Promosikan Wisata

  Jumat, 7 December 2018 10:47
BUKIT KELAM: Seorang warga tengah berjalan di antara kebun cabai di kaki Bukit Kelam, Sintang. DOK AGUS PUJIANTO

Berita Terkait

SINTANG-Kepala Dinas Pemuda, Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Kabupaten Sintang, Hendrika mengakui promosi potensi wisata masih kurang dilakukan. Sebab kata dia, pemerintah masih fokus menangani kegawatdaruratan infrastruktur.

“Pariwisata sementara masih yang ke sekian. Pemerintah masih memperioritaskan penanganan infrastruktur,” kata Hendrika.

Disporapar kata Hendrika sudah berupaya untuk mempromosikan Taman Wisata Alam (TWA) Bukit Kelam hingga ke kancah international, melalui kegiatan Festival Investasi (Fesinvest) Bukit Kelam yang diselenggarakan beberapa bulan lalu.

Festival itu kata Hendrika tidak hanya mengundang para investor untuk mau menanamkan modalnya untuk pengembangan wisata di Kabupaten Sintang, tapi juga untuk mempromosikan potensi wisata dan budaya ke kencah international.

“Kegiatan itu bagian dari upaya kami untuk menjalin kerjasama dengan investor, hingga pemerintah pusat. Gaungnya untuk memperkenalkan potensi wisata juga menarik minat investor,” ungkap Hendrika.

Pada tahun 2019 mendatang, Hendrika memastikan akan lebih intensif mempromosikan potensi wisata di Kabupaten Sintang, tidak hanya Bukit Kelam yang sudah tersohor disbanding potensi wisata lainnya, seperti Air Terjun Nohkan Noyan yang ada di Deme, Kecamatan Ambalau. Promosi wisata kata Hendrika akan dilakukan melalui berbagai macam kegiatan.

“Pariwisata yang sebelumnya masih kesekian, tapi di tahun depan kita akan intensif lagi untuk promosi melalui berbagai kegiatan,” sebut Hendrika.

Dalam waktu dekat, pada 13 Desember nanti akan digelar Gebyar Pesona Kabupaten Sintang. Menurut Hendrika, kegiatan ini juga bagian promosi wisata, juga budaya. Hendrika menyebut, kegiatan ini akan mengundang seluruh bupati dan jajaran pariwisata di pusat.

Kedepan, Disporapar Kabupaten Sintang kata Hendrika juga ingin memasang target kunjungan wisatawan, baik lokal maupun mancanegara ke Kabupaten Sintang. “Untuk mewujudkan target itu, kita sudah membuka peluang kepada para investor untuk menanamkan investasnya, baik berupa hotel dan pengembangan-pengembangan yang ada di Bukit Kelam,” tukasnya. (gus)

Berita Terkait