Akses Sambas-Bengkayang Lumpuh

Akses Sambas-Bengkayang Lumpuh

  Minggu, 17 March 2019 09:11
JEMBATAN PUTUS: Kondisi jembatan di Sungai Kajang, Subah, Kabupaten Sambas, yang putus usai dihantam banjir, kemarin. MUJIDI FOR PONTIANAKPOST

Berita Terkait

Jembatan Putus, Satu Truk dan Motor Terperosok

SAMBAS - Akses jalan provinsi yang menghubungkan Kabupaten Sambas dan Bengkayang via Subah, lumpuh. Hal tersebut karena jembatan di Sungai Kajang Kecamatan Subah putus akibat dihantam air banjir yang terjadi pada Sabtu (16/3) dinihari.

Atas kejadian itu, sebuah truk bermuatan sawit sempat terguling ketika melintas pada Sabtu (16/3) pagi sekitar pukul 04.30 WIB. Pengemudi, Sukmo mengaku tak mengetahui jika jembatan sepanjang sepuluh meter itu sudah terputus.  Terlebih hari masih gelap dan tak ada tanda atau rambu yang memberitahukan jika jembatan itu putus. Saat kejadian, Sukmo ditemani anaknya yang duduk di Kelas 10 SMA.

“Sekitar pukul 04.30 WIB (Sabtu pagi), saya bawa truk bermuatan buah sawit menuju ke arah Subah. Saya tak sempat mengerem, truk langsung terperosok kemudian berguling di sisi sebelah jalan,” kata Sukmo yang asli Singkawang itu, kemarin.

Kendaraannya mengalami pecah bagian kaca depan. “Saya bersama anak. Di dalam truk berguling, kemudian sempat terdiam beberapa waktu sebelum mencoba keluar dari truk pelan-pelan,” katanya. 

Sukmo bersama anaknya berhasil naik di jalan setelah terperosok bersama truk dengan keadaan memar di sekujur tubuh. Mereka lalu beristirahat sebentar sambil melihat ke kiri dan kanan di lokasi kejadian. “Saat istirahat itu saya melihat ada motor yang rusak parah karena terperosok juga. Tapi setelah saya cari, tidak ketemu pemiliknya dimana. Saya berpikir orang ini (yang bawa motor) juga korban sebelum saya,” jelasnya.

Kabar mengenai putusnya jembatan tersebut tak lama langsung tersebar luas melalui media sosial. Pada Sabtu pagi, sejumlah sopir truk yang akan melintas di ruas jalan tersebut, tampak memilih berhenti dulu di sekitar warung kopi di wilayah Sambas. Mereka sengaja menunggu kabar pasti dari rekan-rekan mereka yang sudah ada di lokasi jembatan putus. 

Sementara, warga lain yang belum mengetahui kabar tersebut tetap beraktivitas seperti biasa. Namun, mereka kemudian yang urung melanjutkan perjalananan ke Sambas atau ke Subah karena tak bisa melintas. Sebab, akses tersebut merupakan satu-satunya penghubung langsung wilayah Kabupaten Sambas dengan Kabupaten Bengkayang, di antaranya Sambas - Subah, Sambas – Sanggau Ledo, dan Sambas – Seluas.  

Hal ini dibenarkan masyarakat Kecamatan Subah, A. Hapsak Setiawan. Menurutnya, jalur tersebut merupakan satu-satunya akses yang menghubungkan sejumlah wilayah di Kecamatan Subah dengan Kota Sambas, termasuk penghubung Sambas dan Bengkayang. Karena itu, pihaknya berharap ada langkah cepat pemerintah untuk mencarikan solusinya. 

“Ini juga berkaitan dengan perekonomian warga sehingga kami sebagai masyarakat sangat berharap secepatnya ada penyelesaian atas putusnya jembatan ini,” katanya.

Hapsak menyebutkan putusnya jembatan tersebut adalah karena banjir. “Saya sempat melintas pada Jumat Malam sekitar pukul 21.00 WIB. Memang saya lihat air di sungai penuh, tapi ketika saya lewat jembatan belum putus. Jadi, bisa saja dini hari (Sabtu) putusnya,”  tutur dia.

Mendengar informasi jembatan putus, pada Sabtu, Bupati Sambas H Atbah Romin Suhaili Lc, Kapolres Sambas, AKBP Permadi Syahids Putra SIK MH, Kepala Dinas PUPR, Ir H Sabib ST MT langsung mendatangi lokasi. Menurut Atbah, pihaknya sudah berkoordinasi dengan Pemprov Kalbar terkait kejadian ini.

“Pemprov bahkan akan langsung ke lokasi. Kemudian, khusus untuk Pemkab Sambas, kita akan melakukan upaya-upaya agar mobilitas masyarakat tak lumpuh di antaranya membangun jembatan darurat,” katanya.

Pembangunan jembatan darurat akan dilaksanakan oleh Dinas PUPR Kabupaten Sambas setelah berkomunikasi dengan Pemprov Kalbar. Dengan demikian, kata Atbah, paling tidak kendaraan roda empat tetap bisa melintas. "Secepatnya. Pemkab Sambas melalui PUPR secepatnya akan membangun jembatan darurat yang yang bisa dilewati mobil,” ujarnya.

Kapolres Sambas AKBP Permadi Syahids Putra SIK MH menyebutkan pihaknya akan mengerahkan sejumlah personel untuk pengamanan, agar tak ada lagi korban. Papan peringatan atau rambu juga sudah dipasang.

Anggota DPRD Kalbar Dapil Sambas dari Partai Nasdem, H Subhan Nur meminta pemprov untuk secepatnya membangun kembali jembatan yang rusak tersebut. Ia juga berharap pemprov dapat mengecek titik-titik lain di wilayah itu sebagai antisipasi adanya jembatan lain yang ikut rusak. “Ini bukan kejadian pertama. Sekitar Juni 2018, akses jalan yang menghubungkan Sambas dan Kecamatan Subah juga sempat ambrol,” katanya. (fah)

Berita Terkait