Ajak Pemuda Beri Masukan ke Pemerintah

Ajak Pemuda Beri Masukan ke Pemerintah

  Rabu, 31 Oktober 2018 09:44
BERPAKAIAN ADAT: Para peserta peringatan Hari Sumpah Pemuda tahun 2018 di Kapuas Hulu mengenakan pakaian adat dalam upacara yang berlangsung di halaman Kantor Bupati Kayong Utara, Selasa (30/10).

Berita Terkait

PUTUSSIBAU – Kaum muda diajak untuk ikut serta dalam pembangunan, dengan memberikan masukan terhadap pemerintahan. Harapan tersebut disampaikan Asisten III Setda Kabupaten Kapuas Hulu Mohammad Yusuf saat memimpin apel Peringatan Hari Sumpah Pemuda, Selasa (30/10) di halaman Kantor Bupati.

"Melalui organisasi pemuda yang ada, memberi masukan kepada pemerintah, masukan itu yang menjadi pertimbangan pemerintah daerah untuk melaksanakan pembangunan. Semoga pemuda Kapuas Hulu semakin jaya," pesan Asisten III di hadapan seluruh elemen masyarakat yang menjadi peserta upacara. Diakui Yusuf, peran pemuda, khususnya di Kapuas Hulu dalam partisipasi mendukung pembangunan, sudah cukup baik. Yusuf berharap dukungan tersebut terus mengalir. “Paling tidak, pemuda bisa memberikan sumbangsih pemikiran, masukan untuk pembangunan yang lebih baik,” timpal dia.

Suasana peringatan ke-90 tahun Sumpah Pemuda kali ini sedikit berbeda. Sebagian besar peserta upacara mengenakan pakaian adat masing-masing. Hal tersebut menunjukkan sebuah keberagaman masyarakat Bumi Uncak Kapuas, yang tetap rukun dan damai.

Asisten III berharap melalui momentum Hari Sumpah Pemuda ini, para pemuda hendaknya lebih bersemangat dalam mengisinya dengan berbagai kegiatan pembangunan. "Pemuda-pemudi kita di Kapuas Hulu ini diharapkan kreatif, penuh dengan inovasi. Isi momen kemerdekaan ini dengan terus belajar dan berkarya nyata bagi pembangunan daerah," katanya. 

Yusuf menceritakan kilas balik perjuangan pemuda di masa lalu, ketika berjuang merebut kemerdekaan dengan penuh semangat, bagaimana tumpah darah mereka demi sebuah kemerdekaan. Untuk itu, dia berharap semangat tersebut harus tertanam dalam jiwa dan raga pemuda masa kini.

"Kalau sekarang kita isi kemerdekaan dengan bekerja dan bekerja, itu yang terpenting. Apalagi kita akan menyongsong Pemilu 2019, kami mohon peran pemuda berpartisipasi aktif, menjadi pemilih yang baik dengan menyampaikan hak pilihnya ke TPS," harapnya.

Disinggung mengenai dampak pesatnya perkembangan teknologi saat ini terhadap pemuda, Asisten III mengakui memang punya dua sisi yang perlu disikapi secara bijak.  "Memang ini ada positif, ada negatifnya. Dengan teknologi, pemuda ini lebih mudah belajar mendapat ilmu pengetahuan, tapi dari teknologi juga bisa menimbulkan dampak negatif, maka mereka harus bisa memilih, menyaring, mana yang bisa dilaksanakan, mana yang cocok dengan budaya kita, dan mana yang harus kita tangkal," tegasnya. (col)

Berita Terkait