Air Mata Iniesta

Air Mata Iniesta

  Senin, 23 April 2018 10:14
Juara: Para pemain Barcelona, pelatih dan seluruh staf bergembira usai menerima Trofi Copa del Rey, Barcelona menjadi juara setelah di final mengalahkan Sevilla di Stadion Wanda Metropolitano (22/4). REUTERS/Juan Medina

Berita Terkait

BARCELONA – Kapten Barcelona Andres Iniesta berjalan ke pinggir lapangan setelah bermain selama 88 menit. Seisi Stadion Wanda Metropolitano, 67.500 orang, memberikan aplaus kepada pemain 33 tahun tersebut. Iniesta pun tak kuasa membendung rasa haru. Saat di tepi lapangan, kamera menangkap mata Iniesta berkaca-kaca.

Final Copa del Rey kemarin (22/4) di kandang Atletico Madrid tersebut memang terasa emosional bagi El Ilusionista, julukan Iniesta. Partai puncak Copa del Rey tahun ini bisa yang terakhir kali setelah Barca belum menunjukkan niat memperpanjang kontrak Iniesta yang habis Juni mendatang. 

Seolah ingin memberikan ucapan perpisahan kepada sang kapten dengan manis, Barca melibas atas Sevilla dengan skor telak. 5-0. Gol-gol Blaugrana kemarin diciptakan Luis Suarez menit ke-14 dan 40, Lionel Messi (31'), Iniesta (52'), dan Philippe Coutinho (69'-pen). 

Hal yang paling ditunggu seusai final, yakni pernyataan resmi Iniesta akan kemana musim depan, belum terucap. Pemain kelahiran Fuentealbilla Spanyol itu kembali menjanjikan kepada media kalau pekan ini semuanya akan terang benderang. 

“Saya menginginkan pertandingan berjalan bagus sejak menit pertama pertandingan. Inilah malam yang luar biasa, baik secara individu atau kolektif,” kata Iniesta seperti ditulis Marca kemarin. “Titel ini sangat kami idam-idamkan untuk dimenangi dan kami berjuang menambahkan mahkota liga musim ini,” tambah Iniesta. 

Spekulasi yang beredar sejauh ini adalah Iniesta pensiun atau hijrah ke Liga Tiongkok. Akan tetapi ada juga yang menganalisis mengapa Iniesta menunda pengumuman masa depannya karena gelar Copa del Rey dan penampilan Iniesta di final menunjukkan kalau pemain yang 22 tahun membela Barca itu menunjukkan kontribusi besar bagi tim musim ini. 

Setelah mengamankan gelar Copa del Rey, maka tugas selanjutnya Barca adalah memenangi La Liga yang ada di depan mata. Kalau menang atas Deportivo La Coruna Senin (30/4) mendatang di Stadion Riazor, maka Barca bakal mengunci gelar musim ini. 

“Ada perasaan yang campur aduk dalam pertandingan ini. Saya sangat bahagia dengan penampilan kami di final meski semuanya masih menyangka kami terpuruk setelah apa yang terjadi di Roma,” ucap Iniesta. 

Pasca takluk 0-3 di Stadion Olimpico oleh AS Roma pada leg kedua 11 April lalu, banyak yang memprediksi spirit Barca hancur lebur. Gelar Copa del Rey ke-30 ini menunjukkan Barca sudah move on. 

Ayah Iniesta Jose Antonio kepada Cadena SER kemarin membenarkan kalau gelar Copa del Rey membuat situasi makin rumit bagi anaknya. Antonio akan menghormati apapun keputusan yang akan diambil anaknya tersebut. 

Antonio sebelum final memberikan sinyal kalau jalan Iniesta ke klub Tiongkok Chongqing Dangdai Lifan tinggal menunggu waktu. Namun rencana itu masih bisa bergeser pasca kemenangan di Copa del Rey ini. 

“Jika dia (Iniesta, red.) memilih untuk tetap pada rencana awal yakni meninggalkan Barca kalian harus menghormatinya. Saya pikir inilah waktunya untuk membuat satu keputusan yang mungkin tersulit dalam hidupnya,” ujar Antonio. 

Di sisi lain, gelandang Barca Denis Suarez masuk menggantikan Iniesta di final kemarin memanfaatkan kesempatan berswafoto dengan Iniesta di ruang ganti Wanda Metropolitano kemarin. “Kamu adalah pemain terbesar, idolaku,” tulis Denis di akun Instagram-nya. (dra)
 

Berita Terkait