Agen Travel Minta Komisi Penjualan Tiket

Agen Travel Minta Komisi Penjualan Tiket

  Jumat, 15 March 2019 11:24
BERDAYAKAN AGEN TRAVEL: Penumpang menunggu keberangkatan ke Hongkong di Terminal 2 Bandara Juanda di Sidoarjo. BEKY SUBECHI/JAWA POS

Berita Terkait

JAKARTA-Asosiasi Perusahaan Penjual Tiket Penerbangan Indonesia (Astindo) mengusulkan

kepada pe me rintah untuk menetapkan kewajiban komisi 7-9 persen pada maskapai asing untuk agen travel setiap penjualan tiket. Sebab, sampai saat ini hampir semua perusahaan angkutan udara asing memberikan 0 persen komisi kepada agen travel.

“Hal ini sebenarnya sudah disampaikan beberapa asosiasi agen travel di Indonesia kepada pemerintah. Tetapi, sampai sekarang belum ada ketetapan,” ujar Ketua Astindo Elly Hutabarat kemarin (12/3). 

Menurut dia, penetapan komisi diperlukan agar para agen travel di Indonesia dapat hidup atau terus beroperasi. Pertumbuhan usaha agen travel juga memberikan potensi yang positif pada penerimaan di sektor pajak. 

“Sampai saat ini agen travel yang tergabung di Astindo dan Asita kurang lebih 8.500 dan IATA kurang lebih 1.000,” tambah nya.

Dari jumlah itu, hanya 40-50 persen agen travel yang hidup. Yang lainnya tidak aktif, bahkan gulung tikar. Hal lain yang bisa dijadikan dasar perhitungan penetapan komisi adalah total keseluruhan harga tiket.

Sebab, selama ini sebagian besar perhitungan berdasar beberapa elemen harga tiket saja. “Seperti yang dilakukan perusahaan angkutan udara asing saat ini. Praktik perhitungan komisi yang terjadi sekarang hanyalah dari base fare. Dengan begitu, komisi yang diterima sangat sedikit,” tandasnya. (agf/c7/oki)

Berita Terkait