Adik Ipar Dalangi Perampokan

Adik Ipar Dalangi Perampokan

  Kamis, 29 September 2016 20:01

Berita Terkait

POLRES Sanggau berhasil menangkap empat pelaku perampokan dengan kekerasan. Mereka masing-masing Sujim Long Loi (47)  ipar korban, Budiman (29) sopir Korban dan Ahm (36) dan Air (37). Dua pelaku terakhir suruhan sopir korban.
Menurut Kabid Humas Polda Kalbar Kombes Pol Drs. Suhadi Sw, M.Si peristiwa perampokan ini terjadi pada 26 September 2016 sekitar pukul 10.30 WIB. Korban atas nama Hendri (50) bersama Budiman (sopir) mengendarai mobil Truck KB 9319 SA, dari simpang Apar Tayan menuju Pontianak. Tiba-tiba dalam perjalanan, tersangka Budiman menghentikan kendaraan dengan alasan ingin buang air keci. Dari arah belakang ada dua orang pengendara sepeda motor menggunakan helm warna merah dan jaket hitam, menarik tas Hendri. Dia kemudian melakukan perlawanan, sehingga pelaku menusuk perut korban bagian kiri dengan pisau dan langsung membawa lari tas korban.
Atas peristiwa itu korban mengalami kerugian Rp145 juta, cek giro Bank Danamon dan BII sekitar Rp95 juta, satu buah HP Nokia, satu buah HP Samsung lipat, satu buah HP Asus, satu buah buku tabungan Bank Panin dan satu buah buku tabungan Bank Mandiri.


Tersangka Su Jim Long Loi (adik ipar korban) mengakui mendalangi perampokan dengan kekerasan ini.  Dia merasa sakit hati terhadap korban. Kemudian merencanakan perampokan dengan menghubungi Budiman (sopir). Setelah itu melakukan perampokan, masing-masing Achmad Nurdiansyah dan  Airiman.
Menurut Kapolres Sanggau AKBP Charles Dhoni Gow, penangkapan terhadap tersangka dilakukan pada hari Rabu (28/9) sekitar pukul  20.00 WIB. Tim Gabungan Polres Sanggau dan Polsek Tayan dipimpin Kapolsek Tayan Iptu Agustana S,Ik berangkat ke Teluk Batang, Kabupaten Kayong Utara. Berdasarkan informasi masyarakat sekitar pukul 15.00, ada dua orang menggunakan sepeda motor jenis mio, naik motor air menuju Pontianak. Akhirnya Tim Gabungan mengejar pelaku dan sampai di Batu Ampar, Kabupaten Kubu Raya. Tim mengecek penampung motor air satu per satu. Akhirnya tim berhasil menangkap pelaku Achmad Nurdiansyah alias Amat dan Airimam alias Maman. Akhirnya pelaku dan barang bukti dibawa ke Polsek Tayan Hilir.
Tim gabungan akhirnya menghitung barang bukti yang disaksikan oleh korban Hendri antara lain satu buah sepeda motor Merk Yamaha Mio, uang tunai Rp141,3 juta dan lain-lain.
Saat ini tersangka dan barang bukti diamankan di Polsek Tayan Hilir untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya.(arf)

 

Berita Terkait