ABK Lawit Dites Urine

ABK Lawit Dites Urine

  Minggu, 3 July 2016 09:44
PADAT PENUMPANG: KM Lawit menjadi salah satu transportasi yang dipadati penumpang menjelang Idulfitri. Untuk memastikan keselamatan para penumpangnya, maka para ABK kapal tersebut pun dites urine, kemarin. DOKUMEN

Berita Terkait

PONTIANAK – Menjelang arus mudik Lebaran 2016, Kantor Otoritas Pelabuhan bersama Badan Narkotika Nasional Kota (BNNK) Pontianak melakukan tes urine terhadap anak buah kapal (ABK). Kali ini setidaknya 20 ABK KM Lawit dites urine, kemarin.

Tes urine terhadap anak buah kapal ini dilakukan secara mendadak oleh BNN dan diawasi langsung oleh Kantor Kesyahbandaran Otoritas Pelabuhan (KSOP) dan Aparat Polsek Pelabuhan Dwikora Pontianak.

Satu persatu anak buah  KM Lawit diambil sample urine dan diperiksa langsung oleh petugas BNN. Dari 20  contoh urine ABK KM Lawit ‎dinyatakan negatif. "Mereka yang diambil sample urine adalah awak vital di KM Lawit. Dan hasilnya negatif," ujar kepala BNNK Pontianak, AKBP Agus Sudirman, kemarin.

Ia menuturkan, kegiatan tes urine ini dilakukan secara mendadak, di mana petugas menunggu di Pelabuhan Dwikora Pontianak saat kapal masih berada di laut. "Kegiatan tes urine ini mendadak, yang awalnya hasil koordinasi dari pihak syahbandar yakni KSOP Pontianak," katanya.

Kepala KSOP Pontianak, Gunung Hutapea, menuturkan, tes urine kepada awak vital kapal ini akan di lakukan secara berkala dan mendadak. Kalau ada yang urine-nya dinyatakan positif  atau terbukti, maka, dipastikan dia, akan ditindak. “Kita minta dia turun dari kapal untuk di proses lebih lanjut  dan tidak di ‎perkenankan untuk berlayar," tegasnya.

Ia mengatakan, kegiatan tes urine yang digelar tersebut bertujuan untuk membersihkan peredaran dan pengaruh narkoba pada awak kapal. Hal ini dilakukan mereka demi keselamatan para penumpang. "Kita lakukan berkala dan mendadak, agar tak satu pun pihak kapal tahu, saat kapal itu baru bersandar, kita bersama petugas BNN langsung naik untuk periksa urine," katanya.

Sementara itu, Suwirno, satu di antara perwira Kapal KM Lawit, tak memungkiri jika kegiatan tes urine yang dilakukan pada awak kapalnya berlangsung secara mendadak. Ia pun bahkan tidak mengetahui akan menjalani pemeriksaan tersebut.

"Ini mendadak, awalnya kami tidak tahu akan ada kegiatan ini, dan jujur saya sangat setuju dengan adanya kegiatan ini, karena demi pelayanan dan keselamatan para penumpang yang di angkut," katanya.

Ia menjelaskan, untuk mengoperasikan kapal, diharuskan awak kapal yang berkondisi sehat dan prima. Dia mencontogkan, perjalanan dari Semarang ke Pontianak harus ditempuh perjalanan laut selama 40 jam.

"Kita dukung kegiatan ini demi keselamatan dan pelayanan terhadap penumpang, kita siap kapan pun di lakukan tes urine. Malam ini (Jumat malam, Red) kita akan kembali berangkat ke Semarang untuk membawa penumpang mudik lebaran," pungkasnya. (arf)

Berita Terkait