85 Persen Jalan Dalam Kondisi Mantap

85 Persen Jalan Dalam Kondisi Mantap

  Senin, 4 December 2017 10:00
KIAN PADAT: Suasana lalulintas di Jalan Ahmad Yani Pontianak pekan lalu. Peningkatan jumlah kendaraan menyebabkan kondisi lalu lintas kian padat di waktu-waktu tertentu. Shando Safela/Pontianak Post

Berita Terkait

PONTIANAK-Wakil Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono mengatakan ada 339 ruas jalan yang sudah di SK kan Wali Kota Pontianak. Dari ratusan jumlah ruas jalan itu, 85 persennya dalam kondisi mantap. "Akses umum seperti jalan memang jadi prioritas Pemkot Pontianak untuk meningkatkan mobilitas penduduknya," kata dia, Minggu kemarin.

Dari 339 ruas jalan yang di SK kan itu, disadari Edi ada kondisi yang kurang mantap. Jalan tidak mantap itu,  seperti struktur pondasi dan belum diaspal tapi sudah di cor. Selain itu ada juga jalan yang masih struktur tanah.

Wilayah jalan kurang mantap itu sebagian ada di Pontianak Utara, seperti Jalan Kebangkitan Nasional ujung. "Target kita pengerjaan jalan ini berkelanjutan. 2019-2020 semua jalan Kota Pontianak mesti dalam kondisi mantap," katanya.

Untuk mewujudkan itu kata Edi memang dibutuhkan biaya tak sedikit. Makanya pengerjaan yang dilakukan ini secara berkelanjutan.

Selain itu pemkot juga telah melakukan penataan dan pelebaran jalan serta penataan u turn. Kelengkapan jalan kata dia juga dilakukan seperti penataan trotoar, PJU, penghijauan termasuk pemasangan beberapa tanda arah untuk memperindah kota.

Untuk pengerjaan jalan tahun ini saja sudah berjalan 80 persen. "Sekarang jalan yang reguler sudah lebih  dari 80 persen untuk anggaran  2017.  Ini waktu tinggal  satu bulan, saya yakin dengan waktu yang ada akan selesai.  Masih ada satu ruas jalan yang  masih lelang,  karena anggarannya ada perubahan  di perubahan anggaran yang lainnya tinggal finishing saja. Termasuk jalan lingkungan,  untuk anggaran 2017 disebutnya sudah hampir 100 persen," tandasnya. Apa yang dilakukan pemerintah ini juga untuk meningkatkan indeks kebahagiaan  dan kesejahteraan. Menurut Edi, semakin tinggi indeks kebahagiaan masyarakat semakin sejahtera pula masyarakat.(iza) 

Berita Terkait