731 Bidan Kampung Dapat Santunan dan Sertifikat

731 Bidan Kampung Dapat Santunan dan Sertifikat

  Jumat, 4 January 2019 10:29
HKN Ke-54: Bupati dan wakil bupati sambas menghadiri rangkaian peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-54 tahun 2018, Selasa (31/12).

Berita Terkait

SAMBAS – Sebanyak 731 bidan kampung dari seluruh Sambas menerima santunan berupa uang tunai dan sertifikat. Secara simbolis, Bupati Sambas, H Atbah Romin Suhaili Lc langsung menyerahkannya pada rangkaian peringatan Hari Kesehatan Nasional (HKN) ke-54 tahun 2018, Selasa (31/12).

Di temui diruang kerjanya, pada Rabu (2/01), Bupati Sambas, H Atbah Romin Suhaili Lc mengatakan pemberian santunan merupakan bentuk penghargaan dan perhatian khusus yang diberikan kepada individu yang memiliki profesi tertentu, yang sering luput dari perhatian umum, namun sangat dibutuhkan peran dan keberadaannya.

“Misalnya bidan beranak atau yang biasa kita kenal dengan bidan kampung, mereka sebenarnya bergerak pada pekerjaan yang sangat mulia dan sangat dibutuhkan perannya, terutama di kampung-kampung, yang jauh dari fasilitas dan tenaga kesehatan formal. Kepada mereka ini, saya rasa perlu memberikan semacam penghargaan dan mengakui akan pentingnya keberadaan dan peran mereka membantu melayani masyarakat dalam masa persalinan bagi ibu-ibu hamil,” katanya.

Bidan kampung, sebut Atbah, juga sama dengan bidan formal pada umumnya, hanya mereka tidak dididik melalui jalur sekolah tertentu, tapi berdasarkan pengalaman otodidak. “Profesi bidan itu, baik itu formal (lulusan sekolah kebidanan) ataupun informal semacam bidan kampung, mereka ini adalah orang-orang yang istimewa. Saat melahirkan, mereka inilah yang menentukan keselamatan proses persalinan, wajah mereka inilah yang pertama dilihat bayi yang baru dilahirkan, dan mereka (bidan ) inilah yang tahu menyelesaikan proses persalinan dengan tepat, selamat, sesuai dengan kemampuan dan keahlian yang mereka kuasai,” imbuh Atbah lagi. 

Perlu diketahui, pemberian santunan kepada bidan kampung ini telah dilaksanakan dua tahun berturut-turut, yaitu pada 2017 dan 2018. Program rutin tahunan yang diupayakan Bupati Sambas Atbah Romin Suhaili, sebagai bentuk komitmennya saat kampanye dulu. 

“Ada beberapa program rutin tahunan yang diupayakan untuk ditepati, sejak awal menjabat, antara lain pemberian penghargaan dan santunan kepada bidan kampung, guru ngaji dan pak lebai atau pengurus fardhu kifayah, kemudian juga program bermalam di kampung yang saya agendakan sesuai kebutuhan, masih tetap saya lakoni hingga saat ini. Saya mengajak teman-teman semua, ayo sentuh mereka-mereka ini yang kadang sering terlupakan. Mari berbagi, peduli dan menghargai profesi mereka yang kadang dilupakan, kadang dianggap remeh, padahal yang mereka kerjakan sangat mulia dan penting bagi masyarakat. Mereka adalah orang-orang pilihan yang mau mengurus kepentingan orang banyak,” pungkas Atbah. (fah)

Berita Terkait