7-8 Juli, Kontes Arwana Super Red Harjad Putussibau

7-8 Juli, Kontes Arwana Super Red Harjad Putussibau

  Senin, 8 July 2019 09:41
KONTES ARWANA: Salah seorang pengunjung sedang melihat arwana super red yang menjadi peserta kontes arwana Kapuas Hulu. Ajang yang digelar meramaikan HUT Kota Putussibau tersebut berlangsung hingga hari ini. PAGE FACEBOOK N MAHARANI

Berita Terkait

Diramaikan 106 Ekor Arwana

PUTUSSIBAU – Sebanyak 106 ekor ikan Arwana Super Red dari berbagai daerah mengikuti kontes arwana. Ikan-ikan berharga jual tinggi ini saling unjuk diri dalam ajang yang digelar untuk memperingati hari jadi Kota Putussibau ke-124, 7 – 8 Juli.

Ketua Komunitas pencinta arwana Kapuas Hulu, Junaidi, mengatakan, kontes yang berlangsung di indoor Bolavoli Putussibau itu dilaksanakan dalam rangka memeriahkan HUT ke-124 Kota Putussibau. Melalui ajang ini mereka ingin mempromosikan potensi unggulan daerah.

Ia mengatakan selain dari Kapuas Hulu, para peserta kontes ini juga berasal dari luar seperti Sintang dan Pontianak bahkan ada dari Depok, Jawa Barat. “Peserta paling jauh itu dari Depok datang ke Kapuas Hulu ikut kontes,” ucap Junaidi yang juga sebagai ketua panitia kontes arwana tersebut.

Dijelaskan Junaidi, untuk kategori yang dikonteskan yaitu small ukuran 25 – 30 sentimeter (cm), medium (31 – 40 cm), large (41 – 50 cm), dan short body berukuran bebas serta kategori arwana super red unik. “Nanti Ketua Asosiasi Pengusaha dan Pembeli Siluk (APPS) Indonesia juga akan menyaksikan langsung kontes,” jelas Junaidi.

Selain itu, untuk juri kontes arwana super red Kapuas Hulu, panitia penyelenggara sampai-sampai mendatangkan dari tingkat nasional dan internasional. 

Wakil Ketua Asosiasi Penangkaran dan Penjual Siluk Indonesia, Agus menyatakan, pihaknya sangat mendukung kontes ikan arwana. Apalagi, dia menambahkan, kontes dilaksanakan di Kapuas Hulu yang merupakan daerah spesies berbagai jenis ikan arwana.

“Kontes harus sering dilaksanakan, selain ajang promosi potensi daerah melalui kontes, juga dapat mendongkrak pertumbuhan ekonomi penangkaran ikan arwana,” kata Agus.

Agus mengatakan rata-rata masyarakat di Kapuas Hulu sudah memiliki penangkaran ikan arwana. Bahkan, dia menambahkan, sudah menjadi mata pencaharian dalam memenuhi kebutuhan hidup.

“Ikan arwana super red itukan memang berasal dari Kapuas Hulu. Jangan sampai nanti justru Kapuas Hulu kalah oleh daerah lain, makanya kami sangat mendukung kegiatan kontes itu,” pungkasnya. (arf)

Berita Terkait