66 TKI Kembali Dideportasi

66 TKI Kembali Dideportasi

  Senin, 8 Agustus 2016 10:09
Ilustrasi. KAPOLSEK ENTIKONG

Berita Terkait

ENTIKONG - Sebanyak 66 Tenaga Kerja Indonesia Bermasalah (TKIB) di Malaysia kembali dipulang, Sabtu (6/8) malam. Dari jumlah tersebut, 36 di antaranya TKI berasal dari Kalbar. Sementara selebihnya, luar Kalbar. Sekitar pukul 13.00 WIB, rombongan TKI-Bermasalah tiba di PPLB Entikong dengan menggunakan truk Imigresen dari Malaysia. Petugas P4TKI dan Polsek Entikong melakukan screning terhadap masing-masing TKI.

 “Dilakukan juga pengembangan kassus dari hasil screning apabila ada indikasi TKI merupakan korban trafficking atau perdangan orang, untuk mengusut agen TKI illegal dan jaringannya,” kata Kapolsek Entikong, AKP Kartyana.

Dari hasil screning awal, Polsek Entikong dan P4TKI ditemukan bahwa beberapa permasalahan dialami TKI-B yang dipulangkan diantaranya tidak mempunyai paspor, tidak ada Permit dan ada juga yang mengaku pekerjaannya tidak sesuai. “Dari 66 TKI itu, ada juga yang sakit,” kata Kartyana.

Usai dilakukan screning, puluhan TKI-B kemudian diberangkatkan ke Dinas Sosial dengan menggunakan dua bus. Seperti biasa, setibanya TKI di halaman Dinsos Kalbar, puluhan orang itu langsung diminta berbaris sesuai dengan daerah asal.

Kepala Seksi Perlindungan Jaminan Sosial Dinsos Kalbar, Haryanto mengatakan, dari jumlah total TKI yang dideportasi. Yang tiba di Dinsos Kalbar hanya 63 orang. 12 terdiri dari perempuan dan 51 orang laki-laki. “Tiga lainnya dijemput keluarga di Entikong ” sebutnya.

Staf pelaksanaan pemulangan TKI Dinsos Kalbar, Agustini menambahkan, setelah didata, TKI yang berasal dari luar Kalbar akan dipulangkan menuju daerah asal menunggu jadwal kapal. “Ada 28  TKI yang memiliki paspor dan 11 SPLP. Sedangkan 30 orang lainnya, tidak memiliki dokumen perjalanan. Yang berasal dari luar Kalbar, akan dipulangkan menunggu jadwal keberangkatan kapal,” katanya. (gus)

Berita Terkait