5 Kali Dipenjara, Mat Ketol tak Jera

5 Kali Dipenjara, Mat Ketol tak Jera

  Sabtu, 13 April 2019 12:06
RESIDIVIS: Mat Ketol, pelaku pencurian dengan pemberatan kembali ditangkap polisi. Penjahat kambuhan kasus pencurian ini harus kembali mendekam di jeruji besi untuk keenam kalinya. AHMAD SOFI/PONTIANAK POST

Berita Terkait

KETAPANG – Satuan Reserse Kriminal (Satreskrim) Polres Ketapang berhasil meringkus penjahat kambuhan. Dia adalah Muhammad Reza (23) yang kembali harus mendekam di jeruji besi, setelah kedapatan mencuri satu unit sepeda motor dan satu unit telepon genggam di Kelurahan Sukaharja, Kecamatan Delta Pawan.

Kepala Satreskrim (Kasatreskrim) Polres Ketapang, AKP Eko Mardianto, mengatakan, Muhammad Reza atau yang lebih dikenal mereka dengan sapaan Mat Ketol, bukanlah penangkapan pertama mereka. Dalam catatannya, sudah enam kali Mat Ketol mereka bekuk. "Dia sudah masuk penjara sebanyak lima kali dengan kasus yang sama yaitu, pencurian," katanya, kemarin (11/4) di Ketapang.

Dia menjelaskan, Mat Ketol ditangkap di rumahnya di Jalan Arif Rahman Hakim Gang Bilal Habussama RT 06 RW 03 Kelurahan Kauman, Kecamatan Benua Kayong, Rabu (10/4) sekitar pukul 16.00 WIB. "Dia ditangkap atas laporan masyarakat yang mengaku kehilangan sepeda motor dan HP, diduga dia inilah pelakunya," jelas Eko.

Setelah berhasil membekuknya, polisi melakukan interogasi terhadap Mat Ketol. Kepada mereka, penjahat kambuhan tersebut mengakui perbuatannya. Yang bersangkutan mengakum kepada mereka telah membawa lari sepeda motor dan telepon genggam milik Joyo Susilo. "Kejadiannya di Bengkel Sumber Jaya Motor Jalan Brigjend Katamso No. 99 Kelurahan Sukaharja Kecamatan Delta Pawan pada Selasa (9/4) dini hari," ungkapnya.

Usai ditangkap, Mat Ketol kemudian menunjukkan barang bukti berupa satu unit sepeda motor Honda Supra 125 dan satu unit telepon genggam merek Oppo. Tersangka dan barang bukti kemudian mereka amankan ke Mapolres Ketapang, untuk kemudian diproses lebih lanjut. "Kita berharap ini adalah perbuatan terkahir pelaku dan dia bisa jera," harap Eko.

Eko juga mengimbau kepada seluruh masyarakat, untuk selalu waspada setiap menyimpan barang-barang berharga. Khusus untuk sepeda motor, dia mengimbau agar senantiasa mengunci ganda dan tidak meninggalkan kunci tetap melekat di sepeda motor. "Selain karena memang niat, biasanya pencurian sepeda motor ini juga karena ada kesempatan. Makanya tetap waspada," imbaunya. (afi)

Berita Terkait