47 Sarjana Mendarat di Bumi Bertuah

47 Sarjana Mendarat di Bumi Bertuah

  Senin, 5 September 2016 10:05
SARJANA PENGAJAR: Sebanyak 47 Sarjana mendidik daerah terdepan, terluar, dan terpencil (SM3T) dari Universitas Negeri Padang (UNP), Sumatera Barat, tiba di Kabupaten Kayong Utara, disambut dengan mendatangai berkas serah terima. (kanan) Mereka diabadikan bersama Asisten I Syarif Muzahar Kepala Dinas Pendidikan Romi Wijaya.

Berita Terkait

SUKADANA – Sebanyak 47 sarjana mendidik daerah terdepan, terluar, dan terpencil (SM3T) Universitas Negeri Padang (UNP), Sumatera Barat, tiba di Kabupaten Kayong Utara. Mereka menjalankan tugas mengajar di sekolah yang telah ditentukan yang ada di Kabupaten Kayong Utara. Kedatangan mereka disambut aparat pemerintah setempat di Gedung Balai Praja, Kantor Bupati, Jumat (2/9).

 
Dalam mengajar, para peserta SM3T ini akan ditempatkan di berbagai di sekolah dasar, sekolah menegah pertama, dan sekolah menegah atas di Kabupaten Kayong Utara.

Mengenai hal ini, Bupati Kayong Utara melalui asisten I Sekretariat Daerah Kabupaten Kayong Utara, Syarif Muzahar, mengungkapkan bagaimana keberadaan para sarjana ini dalam upaya meningkatkan mutu sumber daya manusia, khususnya masyarakat Kabupaten Kayong Utara, agar mampu untuk bersaing dalam era globalisasi yang berkarakter dan bermutu. Ditegaskan dia bahwa pemerintah memandang perlu untuk menciptakan dan meningkatkan layanan pendidikan kepada seluruh masyarakat di kabupaten ini. Untuk mewujudkan tersebut, diakui dia, perlu adanya jalinan kerja sama dengan Kementerian Riset, Teknologi, dan Pendidikan Tinggi, Universitas Negeri Padang, melalui Program SM3T di Kabupaten Kayong Utara tahun 2016.

Dia berharap, dengan program ini, dapat membantu percepatan dalam meningkatkan angka partisipasi kasar (APK) dan angka partisipasi murni (APM) terkait pendidikan di Kabupaten Kayong Utara tahun 2017, serta pendidikan yang berkualitas dan bermutu. “Alhamdulillah, sejak pemekaran Kabupaten Kayong Utara tahun 2007, baru pertama kali ini memperoleh manfaat dari program sarjana mendidik daerah terdepan, terluar, dan tertinggal (SM3T),” katanya.

Mengenai hal ini, diharapkan dia dengan program SM3T tersebut mampu memberikan kontribusi yang lebih, khususnya masyarakat di Kabupaten Kayong Utara. Program ini, menurut dia, sebagai salah satu upaya meningkatkan kompetensi diri sebagai pendidik yang profesional, khususnya bagi peserta SM3T dari Universitas Negeri Padang, serta memberikan warna yang positif dalam dunia pendidikan.

“Semoga para peserta SM3T yang ditugaskan ini dapat menjalankan tugasnya, dapat berkomunikasi dan bergaul dengan masyarakat Kabupaten Kayong Utara, serta dapat beradaptasi dengan sosial budaya masyarakat yang berlaku dengan baik hingga selesai. Selamat datang para peserta SM3T di Kabupaten Kayong Utara, Provinsi Kalimantan Barat. Semoga dalam menjalankan tugas, para peserta SM3T dalam keadaan sehat, sehingga dapat menjalankan aktivitasnya sehari-hari,” ujarnya.   

Kegiatan penyambutan peserta SM3T dari Universitas Negeri Padang tersebut dihadiri kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Kayong Utara, Romi Wijaya; Ketua Pelaksana Program SM3T Universitas Negeri Padang, pejabat struktural eselon III dan IV di lingkungan Dinas Pendidikan, pengawas di lingkungan Dinas Pendidikan, para kepala sekolah tingkat pendidikan dasar dan Dikmenjur sasaran program SM3T Kabupaten Kayong Utara, serta para peserta SM3T.

Sementara itu, mewakili GTK Direktorat Guru dan Tenaga Pendidikan Dr Susana Prabonoto saat menyampikan sambutanya, mengatakan bagi yang telah terpilih di SM3T dan menjalankan tugas di Kabupaten Kayong Utara, agar mampu untuk menjadi harapan bangsa. Yang mana, lanjut dia, semua peserta SM3T harus mampu menjalankan tugas sebaik mugkin, dengan berkerja sama yang baik pula.

 “Program SM3T ini merupakan program menjalankan tugas selama satu tahun. Yang selanjutnya kembali menjalankan tugas selama satu tahun lagi di program profesi guru (PPG), selanjutnya mendapatkan sertifikasi guru dan kemudian dapat melanjutkan ke progaram guru garis depan (GDD) yang hingga status calon PNS. Mengenai hal ini saya harapkan kepada seluruh peserta SM3T dapat menjalankan tugasnya sebaik mugkin,” harapnya. (dan)

 

Berita Terkait