40 Hektar Diremajakan

40 Hektar Diremajakan

  Kamis, 14 July 2016 09:56
DIREMAJAKAN: Produksi naik setelah peremajaan. ISTIMEWA/PONTIANAKPOST

Berita Terkait

MELALUI dana APBD Kabupaten Sambas, tahun ini, mendapatkan kucuran bantuan untuk peremajaan 40 hektare tanaman karet yakni di Desa Dungun Perapakan Kecamatan Tebas dan Desa Teluk Kaseh Kecamatan Teluk Keramat.

 
Kasi Pengembangan Perkebunan Dinas Kehutanan dan Perkebunan Kabupaten Sambas,  Suryadi S.Hut menyebutkan melalui dana APBD tersebut, dua daerah masing-masing mendapatkan 20 Hektare untuk peremajaan tanaman karet.

“Saat ini sedang dalam proses pengadaan bibitnya, nanti rencananya akan disalurkan pada November untuk ditanam para petani,” kata Suryadi, Rabu (13/7) kepada wartawan.

Bantuan peremajaan, sebutnya, dilakukan pemerintah karena di Sambas khususnya, tanaman karet masih menjadi fokus tanaman produksi daerah ini. Meski untuk harga saat ini sedang turun.

“Karet masih menjadi fokus perkebunan produksi di Sambas,” katanya.

Hal ini juga diakuinya, kalau kondisi tanaman karet petani di Sambas. Tetap ada, bahkan ada penambahan dari yang dulunya belum produktif sekarang sudah mulai menghasilkan getah. “Meski kondisi harga seperti sekarang, tanaman karet masih tetap ada di Sambas,” katanya.

Selain karet, Dinas di Kabupaten sebenarnya telah mengusulkan bantuan ke Pemerintah pusat (APBN) bagi petani tanaman lain, seperti lada maupun kelapa. Hanya saja, tidak disetujui.

“Misalnya tanaman lada, di dinas kabupaten banyak menerima usulan dari masyarakat untuk bantuan. Hanya saja setelah kita teruskan (mengusulkannya) ke pusat, belum disetujui,” katanya.

Meski demikian, tanaman lada. Tetap menyebar hingga ke seluruh kecamatan di Sambas. “Kalau lada sih, meski tidak ada bantuan yang mengalir atau sifatnya masih swadaya masyarakat. Terus saja berkembang, karena harganya lumayan tinggi,” katanya.(fah)

Berita Terkait