3.993 Pelajar SMP Jalani UNBK

3.993 Pelajar SMP Jalani UNBK

  Rabu, 24 April 2019 11:19
CCTV: Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Singkawang, HM Nadjib beserta jajaran memantau pelaksanaan UNBK SMP melalui layar kaca yang terhubung dengan CCTV di ruang dimana anak anak menjalani ujian nasional.

Berita Terkait

Kejujuran dan Integritas Siswa Cukup Tinggi

SINGKAWANG—Sebanyak 3.993 siswa SMP/MTs melaksanakan ujian nasional berbasis komputer (UNBK) dari Senin-Kamis (22-25 April`). Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Singkawang, HM Nadjib mengatakan, sesuai keinginan Wali Kota Singkawang agar seluruh siswa SMP/MTs melaksanakan UNBK di tahun ini. “Alasan kita melaksanakan UNBK, pertama, karena tingkat kejujuran dan integritas melalui UNBK cukup tinggi. Kedua, anak-anak SMP yang lulus dari sekolah UNBK akan mendapatkan bonus 10 persen ketika dia masuk ke SMA/SMK,” ungkap Nadjib, disela-sela pantauannya di SMKN 2 Singkawang, Senin.

Sehingga, hal itu akan merugikan bagi anak-anak SMP yang masih ujian nasional ketika masih menggunakan tulis. "Karena tidak akan mendapatkan bonus 10 persen ketika dia masuk ke SMA/SMK," ujarnya.  Hal itupun, membuat Dinas bertekad untuk melaksanakan UNBK khususnya kepada siswa SMP 100 persen, yang mana tahun kemarin baru 60 persen melaksanakan UNBK. “Kita doakan semoga lancar,” ungkapnya.

Ia pun berharap tidak ada siswa yang tidak mengikuti ujian dihari pertama hingga selesai (susulan). Secara teknis, UNBK untuk di Singkawang sudah dipersiapkan jauh-jauh hari. “Sudah kita latih mereka, sehingga ketika hari ujian tidak ada masalah. Kemudian, dari segi peralatan dan operator semuanya oke. Begitu pula dengan listrik dan sinyal semuanya bagus,” jelasnya. Ia juga berjanji akan memberikan penghargaan bagi siswa yang mendapatkan nilai tertinggi dan sempurna.

“Artinya tertinggi secara nilai, sedangkan untuk nilai sempurna jika ada siswa yang mendapatkan nilai 100 dari salah satu mata pelajaran yang di ujiankan,” janjinya. Di kesempatan yang sama, Kepala Bidang SMP Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Singkawang, Safari Hamzah mengatakan, berdasarkan pantauannya dihari pertama UNBK belum ditemukan masalah.

“Karena sebelum UNBK berlangsung mereka sudah diberikan Tryout, latihan-latihan khusus sekaligus mengecek kesiapan perlengkapan,” katanya. Dirinya mengingatkan kepada siswa bahwa UNBK bukanlah sesuatu hal yang menakutkan, tapi jadikan bagaimana siswa bisa berkompetisi dengan santai, tidak kaku dan dilakukan secara baik.

“Saya harap bisa berjalan dengan baik dan lancar,” katanya. epada seluruh pengawas juga diharapkan, kalau ada hal-hal teknis yang tidak bisa segera diatasi, segera lapor ke Posko untuk segera diatasi. Jangan sampai ada hal-hal teknis dapat mengganggu konsentrasi siswa yang sedang melaksanakan ujian nasional berbasis komputer ini,” pesannya.

Safari menambahkan, secara keseluruhan ada sebanyak enam MTs dan satu SMP yang menginduk di SMK Negeri 2 Singkawang melaksanakan UNBK.

Pelaksanaan UNBK, dalam satu hari dibagi tiga sesi. Sesi pertama, dari pukul 07.30-09.30 WIB. Sesi kedua, dari pukul 10.30-12.30 WIB. Sesi ketiga, dari pukul 14.00-16.00 WIB. Dia pun berharap, UNBK SMP di Singkawang bisa berjalan dengan baik dan lancar serta bisa memberikan nilai yang terbaik bagi siswa. “Berdasarkan laporan dari para pengawas belum sejauh ini belum ada masalah pada pelaksanaan UNBK. Semoga sampai selesai tidak ditemukan masalah,” ujarnya. (har) 

Berita Terkait