32 Klub se Kalbar Ikuti Turnamen Voli Putra Imigrasi

32 Klub se Kalbar Ikuti Turnamen Voli Putra Imigrasi

  Senin, 15 January 2018 10:00
SERAHKAN BOLA VOLI: Bang Irwan menyerahkan bola voli ke wasit pertanda kompetisi dibuka.

Berita Terkait

SERAHKAN PENGHARGAAN: Kepala Imigrasi kelas II Singkawang Noor Agus Hidayat menyerahkan penghargaan kepada perwakilan klub sebagai peserta turnamen voli putra se-Kalbar

SINGKAWANG--Sebanyak 32 klub  berkompetisi di turnamen bola voli putra se-Kalimantan Barat yang dipusatkan di lapangan mess daerah Singkawang.

Kompetisi yang dibuka langsung Wakil Wali Kota Singkawang, Irwan ini dimulai sejak 12 Januari hingga 22 Januari 2018.

Turnamen voli putra digelar dalam rangka HUT Imigrasi ke 68. Wakil Wali Kota Singkawang, Irwan mengungkapkan kompetisi ini jelas dalam rangka meningkatkan prestasi olahraga khususnya bola voli. Untuk mencapai prestasi tersebut,  tentunya setiap pemain menjunjung aturan main yang ada.

"Sportif,  fair play, dan dalam kebersamaan saya yakin setiap pemain menginginkan yang terbaik, " ungkap Wakil Wali Kota yang akrab disapa Bang Irwan.

Melalui kompetisi ini,  kata dia,  ditambah dengan antusias warga yang menonton maka lebih banyak masyarakat mengetahui informasi keimigrasian melalui media sosialisasi yang disebar pada turnamen ini.

Dalam pembukaan Jumat (12/1) malam tersebut juga dihadiri Kadiv Imigrasi Wilayah Kalbar Achmad Samadan.  Kepala Kantor Imigrasi Kelas II Singkawang Noor Agus Hidayat mengatakan dengan pertandingan olahraga secara terbuka untuk umum maka informasi keimigrasian juga semakin luas dan tepat sasaran.

"Lihat saja penonton turnamen voli inikan ramai sehingga kita mudah nenginformasikan soal Keimigrasian baik melalui media brosur, spanduk serta quiz di sela-sela jeda pertandingan," katanya.

Pada ajang ini pihaknya menyampaikan informasi terkait pelayanan paspor,  pelayanan izin tinggal orang asing hingga pengawasan orang asing.

Bahkan pihaknya juga menyampaikan imbauan dimana Keimigrasian butuh dukungan warga terkait pelaksanaan tugas Keimigrasian.  "Misalkan kita butuh informasi dari warga terkait keberadaan orang asing. Karena tanpa masyarakat maka kinerja Imigrasi tak bakalan maksimal mengingat keterbatasan personil dan luasnya wilayah cakupan kerja," katanya.  (har)

 

Berita Terkait