303 CJH Sambas Jalani Tes Jantung-Paru

303 CJH Sambas Jalani Tes Jantung-Paru

  Jumat, 19 April 2019 14:36
SENAM: Sejumlah CJH dari Sambas mengikuti senam yang dilanjutkan tes kesehatan jantung dan paru-paru. Ozy/Pontianak Post

Berita Terkait

SAMBAS – Dinas Kesehatan Kabupaten Sambas mengadakan tes kebugaran jantung-paru dengan metode Rockport Walking Test, terhadap 303 orang Calon Jemaah Haji (CJH) Kabupaten Sambas. Kegiatan dilaksanakan pada 5-6 Maret 2019 di halaman Kantor Dinas Kesehatan Kabupaten Sambas. “Kegiatan ini sangat penting, sebagai upaya memaksimalkan kebugaran calon jemaah haji Sambas, dan memonitor kualitas kesehatan jemaah, sehingga, apa apabila ditemui hal yang mengganggu kesehatan bisa dideteksi lebih dini dan segera diatasi,” kata Sapani AMd KL, Staf Bidang Kesehatan Masyarakat (Kesmas) Dinas Kesehatan Kabupaten Sambas.

Menurutnya, program ini telah sering dilaksanakan Dinas Kesehatan Kabupaten Sambas, bukan saja untuk jamaah haji, tapi juga berlaku untuk masyarakat umum. Dijelaskan Sapani, apa itu Metode Rockport Walking Test?. Yakni tingkat kebugaran dapat diukur dari volume seseorang dalam mengkonsumsi oksigen saat latihan pada volume dan kapasitas maksimum (VO2 maks).

VO2 max adalah volume maksimal O2 yang diproses oleh tubuh manusia pada saat melakukan kegiatan yang intensif. Volume O2 max ini adalah suatu tingkatan kemampuan tubuh yang dinyatakan dalam liter per menit atau mililiter/menit/kg berat badan. Secara faali, setiap sel membutuhkan oksigen untuk mengubah energi makanan menjadi ATP (Adenosine Triphosphate) yang siap pakai untuk kerja tiap sel yang paling sedikit mengkonsumsi oksigen adalah otot dalam keadaan istirahat. Sel otot yang berkontraksi membutuhkan banyak ATP.

Akibatnya otot yang dipakai dalam latihan membutuhkan lebih banyak oksigen. Sel otot membutuhkan banyak oksigen dan menghasilkan CO2. “Kebutuhan akan Oksigen dan menghasilkan CO2 dapat diukur melalui faal pernafasan (Helbert Haag, 1994). Dengan mengukur jumlah oksigen yang dipakai selama latihan, kita mengetahui jumlah oksigen yang dipakai oleh otot yang bekerja,” katanya.(fah)

Berita Terkait