300 Guru Honor Singkawang Tak Gajian

300 Guru Honor Singkawang Tak Gajian

  Sabtu, 2 July 2016 09:30
Ilustrasi

Berita Terkait

SINGKAWANG—Hingga kini dana bantuan Operasional Sekolah (BOS) tak kunjung cair. Kondisi sekolah kritis, gaji guru honor tak dibayarkan, utang sekolah menumpuk, sehingga hal ini mengganggu layanan pendidikan di Kota Singkawang khususnya.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Singkawang, H Najib mengatakan saat ini belum ada pencairan. Penundaan pencarian karena ada ajuan perubahan, namun jangan lupa dibawah layanan pendidikan jalan terus. 

“Mulai dari ujian, penerimaan siswa baru, pembayaran gaji honorer akibatnya dana bos tak cair maka pelayanan pendidikan terganggu,” katanya.

Apalagi mendekati lebaran ini, kata dia, dengan tidak cairnya BOS, maka tidak kurang 300 guru honorer gajinya tidak dibayarkan. 

“Sudahlah gaji honorer dibawah UMR, eh BOS tak cair pun gaji honorer tidak bisa dibayar juga. Di Singkawang ini tidak kurang dari 300 orang guru honorer,” jelasnya.

Secara pribadi ia menilai agar keliru terkait masalah ini, kalau ada problem masalah hukum dan perubahan mekanisme, itu harus bisa dipisahkan. “Kalau ada persoalan hukum dituntaskan, jika mekanisme pencairan baru belum ada dan masih menggunakan lama boleh menggunkan mekanisme yang ada saja dulu,” usulnya.

Apalagi, kata dia, gubernur Kalbar Cornelis dekat dengan para menteri misalkan Menteri Pendidikan. 

“Maksud saya datangi pak menteri dan langsung minta usulan perubahan mekanisme BOS diubah, semoga harapan dimana PGRI melakukan aksi damai bisa terwujud sehingga BOS bisa cair,” jelasnya. 

‎Sementara itu, Ketua PGRI Kota Singkawang Jaka Kelana mengatakan dana BOS segera mungkin dicairkan masukkan rekening sekolah. 

“Sekolah ibaratnya sudah masuk ruang ICU, sudah sakit parah.Sumber dana satu satunya adalah BOS, karena sekolah harus mempersiapkan administrasi nya baru bisa menarik dari bank,” ungkapnya

Sebelumnya, PGRI Provinsi Kalbar Pfof Dr H Samion H AR menyatakan, guru-guru di Kalbar mendesak supaya Gubernur Kalbar segera mencairkan dana BOS dengan tepat waktu.

"Kita berkeyakinan dana BOS diharapkan bisa cair 1 Juli 2016 mendatang. Mengingat sekarang penemerimaan siswa baru, pasti mengunakan dana BOS tersebut, dan membayar gaji guru-guru honor," ujarnya.

Menurut Samion, dana BOS sangat dinantikan oleh guru-guru honor karena gaji mereka belum dibayarkan. Apa lagi ini mau lebaran, ini merupakan sangat penting harus segera didesak agar dana BOS segera cairkan oleh Gubernur Kalbar.

"Kalaupun belum dilakukan oleh pemerintah pusat. Kita berharap solusi yang jelas dari Gubernur Kalbar, untuk mengintruksi kepada kabupaten kota agar mencairkan dana BOS tersebut. Dana BOS itu sudah ada tinggal dicairkan saja," ucapnya. (har)

 

Berita Terkait