3 Ton Beras & Gula Diamankan, Polisi Tetapkan Dua Tersangka

3 Ton Beras & Gula Diamankan, Polisi Tetapkan Dua Tersangka

  Sabtu, 5 December 2015 10:00
Beras. Foto dari JPNN

Berita Terkait

SAMBAS – Satuan Tuga Kepolisian Resor (Satgas Polres) Sambas menahan setidaknya kurang lebih 3 ton gula pasir dan 2,46 ton beras asal Malaysia. Dalam operasi tersebut, mereka juga menetapkan dua tersangka atas penangkapan barang ilegal ini.
Menurut kepala Polres (Kapolres) Sambas AKBP Sunario melalui Kepala Satuan Reserse dan Kriminal (Kasatreskrim) AKP Eko Mardianto, pengamanan aksi kejahatan di perbatasan ini digelar mereka dalam rangka Operasi Perbatasan 2015. Sasaran mereka adalah wilayah perbatasan Kecamatan Sajingan Besar. "Operasi Perbatasan 2015 tersebut rutin dilaksanakan setiap tahunnya, terutama terhadap barang-barang ilegal yang masuk ke wilayah Indonesia, melalui pintu perbatasan, yang dimulai 1 hingga 14 Desember mendatang," ujarnya.
Dari Operasi Perbatasan 2015 tersebut mereka berhasil mengamankan dua unit kendaraan jenis truk yang bermuatan beras dan gula asal Malaysia. Beras dan gula asal Malaysia tersebut, menurut Kasatreskrim, rencananya akan diantar ke beberapa kecamatan yang ada di Kabupaten Sambas dan sekitarnya. "Kita tangkap dua truk yang masing-masing isinya sama, beras dan gula ilegal, dan kedua truk ini ditangkap hanya selisih sejam saja," katanya.
Penangkapan terhadap kedua unit kendaraan tersebut berlangsung pada Selasa (1/12) lalu, sekitar pukul 14.00 WIB. Ketika itu kepolisian mengamankan MM (29), warga Dusun Aruk sebagai tersangka sekaligus pemilik barang-barang tersebut. Kasatreskrim menjelaskan jika tersangka mengangkat beras dan gula tersebut menggunakan pikap. Rencananya, dari keterangan yang dikantongi pihak kepolisian, kedua jenis sembako tersebut akan diantar dan dijual ke Galing, Paloh, Sekura, Teluk Keramat, dan sekitarnya. “Kita sergap di Jalan Raya Santok, Desa Senatap, Kecamatan Sajingan,” ucap Kasatreskrim.
Dari penangkapan tersebut, petugas berhasil mengamankan barang bukti berupa 1 unit kendaraan pikap dengan nomor polisi KB 8314 LL, yang mengangkut 1,2 ton gula.Selang satu jam, di lokasi yang sama, kepolisian kembali menyergap satu truk bernomor polisi KB 9495 F, yang mengangkut 1,8 ton gula dan 2,46 ton beras. Kendaraan tersebut dikemudikan HY (40), warga Dusun Aruk, Desa Sebunga.
"Saat ini kedua tersangka kita amankan di Mapolres  Sambas untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya dan masih menunggu periksaan proses hukum yang berlaku," ungkap Kasatreskrim. (har)

 

Berita Terkait