25 April, Pemilihan Suara Ulang

25 April, Pemilihan Suara Ulang

  Rabu, 24 April 2019 11:19
LOGISTIK TIBA: Logistik Pemilu untuk pelaksanaan pemungutan suara ulang dan pemungutan suara lanjutan yang akan digelar pada 25 April mendatang, telah tiba di Kapuas Hulu, kemarin.

Berita Terkait

PUTUSSIBAU – Komisi Pemilihan Umum (KPU) Kabupaten Kapuas Hulu telah menjadwalkan Pemungutan Suara Ulang (PSU) dan Pemungutan Suara Lanjutan (PSL) pada 25 April mendatang. Hal tersebut dipastikan Ketua KPU Kabupaten Kapuas Hulu, Ahmad Yani, usai menerima logistik Pemilu, kemarin.  

“Sesuai jadwal PSU dan PSL yang ditetapkan KPU, maka pelaksanaannya akan dilakukan secara serentak pada 25 April mendatang,” ujar Yani, kemarin, di Putussibau. Setidaknya, dia menambahkan, ada satu TPS yang harus melakukan PSU yakni TPS 01 Desa Samarantau, Kecamatan Kalis. Sedangkan untuk PSL digelar di TPS 003 Nanga Win, Kecamatan Putussibau Utara. 

Untuk PSU, menurut dia, bakal dilakukan pada semua jenis suara, mulai dari jenis suara untuk Presiden dan Wakil Presiden, DPD RI, DPR RI, DPRD Provinsi, dan DPRD Kota/Kabupaten. Sedangkan untuk PSL, dijelaskan dia, hanya satu jenis surat suara yakni surat suara DPRD Provinsi. Langkah ini dilakukan mereka lantaran pada saat pelaksanaan Pemilu, 17 April lalu, mengalami kekurangan. Akibat kekurangan tersebut, diakui dia, ada 20 orang yang masuk dalam daftar pemilih tetap (DPT) tidak bisa menggunakan hak pilihnya.

Dikatakan Yani, saat ini seluruh logistik pemilu untuk PSU dan PDL sudah sampai di KPU Kapuas Hulu. Selanjutnya mereka akan segera melakukan sortir dan pelipatan. “Untuk logistik sudah sampai ke kita surat suara pemungutan suara ulang dan pemungutan suara lanjutan. dan segera kita lakukan sortir dan pelipatan,” katanya. “Kemudian terkait persiapan PSU dan PSL sudah hampir 100 persen dan kita siap untuk melaksanakannya,” sambungnya.

Diberitakan sebelumnya, Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kabupaten Kapuas Hulu menemukan adanya dugaan pelanggaran dalam proses pemungutan suara di salah satu TPS di Desa Samarantau. Dari indikasi pelanggaran itu, Bawaslu merekomendasikan pemungutan suara ulang. Ketua Bawaslu Kabupaten Kapuas Hulu Musta’an mengatakan, temuan tersebut terjadi di TPS 01 pada 17 April 2019 lalu.

“Berdasarkan laporan, di sana telah terjadi pemilihan atau pencoblosan yang diwakilkan oleh salah satu pemilih,” kata Musta’an. 

Dikatakan Musta'an, pelanggaran pemilu itu menjadi dasar mereka memerintahkan agar KPU Kabupaten Kapuas Hulu melakukan PSU di TPS 01 Samarantau. “Kami sudah mengeluarkan amar putusan agar KPU Kapuas Hulu melakukan pemungutan suara ulang,” tegas Musta'an.

Selanjutnya, kata Musta'an, sudah menjadi kewenangan pihak KPU untuk menentukan jadwal pelaksanaan PSU pada TPS 01 Samarantau. Berdasarkan data yang mereka peroleh, TPS tersebut memiliki 228 pemilih, sedangkan pemilih yang diwakilkan sebanyak dua pemilih yang merupakan warga setempat. Sementara di sisi lain, pencoblosan susulan akan dilakukan mereka di salah satu TPS di Kecamatan Putussibau Selatan, tepatnya di Desa Nanga Win. Berdasarkan informasi yang mereka peroleh, setidaknya ada 20 orang yang masuk dalam DPT belum menggunakan hak suaranya karena kekurangan surat suara. (arf)

Berita Terkait